Beasiswa S2 Luar Negeri yang Tidak Ada Seleksi Wawancara

Beasiswa S2 Luar Negeri yang Tidak Memiliki Seleksi Wawancara

Peminat beasiswa sama tingginya dengan pendaftaran mahasiswa baru. Hal ini tentu tidak terlepas akan satu fakta, yakni bahwa beasiswa masih menjadi solusi terbaik untuk mengatasi mahalnya biaya kuliah dibandingkan pilihan lainnya. Dengan berbagai proses yang harus dilalui, tentu juga bisa menjadi penghambat bagi para pelamar. Tenang! Kami punya rekomendasi 5 beasiswa S2 luar negeri tanpa harus wawancara loh. Yuk baca artikel ini sampai habis.

Rekomendasi 5 Beasiswa S2 Tanpa Seleksi Wawancara

Berikut ini merupakan beasiswa S2 luar negeri tanpa seleksi wawancara yang bisa jadi pertimbangan sobat Meddy.

1. Erasmus Mundus Joint Master Degree Scholarship (EMJMD)

EMJMD adalah bagian dari program Erasmus+, sebuah program yang diprakarsai oleh Uni Eropa untuk mendukung bidang pendidikan, pelatihan, pemuda dan olahraga. Pada dasarnya, EMJMD adalah program studi internasional bergengsi yang diajarkan secara terintegrasi oleh sebuah konsorsium internasional yang terdiri dari berbagai institusi pendidikan tinggi. Program EMJMD terdiri dari 60-120 European Credit Transfer System (ECTS), dengan masa kuliah 1-2 tahun.

EMJMD menawarkan beasiswa S2 yang didanai Uni Eropa untuk para mahasiswa terbaik yang berhasil melewati proses seleksi tiap tahunnya. Namun, perlu diketahui jika beasiswa ini tidak ada proses interview loh. Para penerima beasiswa ini akan menjalani kuliah di setidaknya 2 negara yang masuk dalam program ini atau yang bermitra dengan program ini.

Cakupan beasiswa:

  1. Fully cover tuition fee : hingga 9000 € /tahun.
  2. Biaya hidup : 1000 € /bulan.
  3. Installation cost : 1000 € satu kali dalam 1 program.
  4. Biaya perjalanan : 3000 € /tahun.
  5. Asuransi Kesehatan dan perjalanan.
  6. Other (biasanya berupa thesis allowance, namun tergantung dari programnya).

2. Beasiswa The Government of Romania Scholarship

Program beasiswa yang ditawarkan oleh negara Rumania, melalui Kementerian Luar Negeri, kepada warga negara asing berdasarkan G.D. 288/1993, untuk tahun ajaran 2021 – 2022.  Beasiswa ini ditawarkan untuk jenjang baik sarjana, magister, maupun doktor. Faktanya, beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa asing dari negara yang bukan anggota Uni Eropa. Kemudian, kabar baik lainnya beasiswa ini diberikan untuk semua jenjang, yakni dari sarjana hingga PostDoctoral. Akan ada 85 beasiswa yang diberikan nantinya.

Cakupan beasiswa:

  1. Biaya perkuliahan.
  2. Akomodasi.
  3. Tunjangan bulanan senilai 65 Euro per bulan untuk jenjang sarjana, 75 Euro per bulan untuk jenjang master, dan 85 Euro per bulan untuk jenjang doktor.

3. Beasiswa Swedish Institute Scholarships for Global Professionals (SISGP)

Pemerintah Swedia menawarkan beasiswa S2 di luar negeri melalui program Swedish Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP). Beasiswa tanpa batasan usia ini memberikan kesempatan kepada sarjana yang telah memiliki pengalaman kerja (magang/full time/ part time/sukarelawan/manajerial) untuk merasakan studi gratis di sana. 

Beasiswa tanpa batasan usia ini memiliki cakupan yang sangat menjanjikan, yaitu biaya kuliah, tunjangan hidup senilai SEK 10.000 atau setara dengan Rp 14,7 juta per bulan, biaya perjalanan yang diberikan satu kali sebesar SEK 15.000 (Rp 22,1 juta). Pun, pemerintah Swedia juga menyiapkan asuransi kecelakaan dan kesehatan untuk mahasiswa internasional. Selain itu, peserta beasiswa yang lolos seleksi juga dijamin dalam relasi dengan tergabung sebagai anggota SI Network for Future Global Leaders (NFGL) dan anggota SI Alumni Network setelah menyelesaikan masa studi.

4. Beasiswa S2 Ignacy Lukasiewicz 

Beasiswa di Polandia mungkin tak sesering terdengar dibanding beasiswa negara Eropa lainnya, semisal Belanda atau Jerman. Tapi, itu bukan berarti beasiswa di negara ini sedikit. Jika ditelusuri, cukup banyak pilihan beasiswa bagi warga negara asing. Nah, salah satu yang tersedia dan baru dibuka adalah Beasiswa Pemerintah Polandia 2020 – 2021. Namanya The Ignacy Łukasiewicz Scholarship Programme. Beasiswa ini merupakan inisiatif bersama Kementerian Luar Negeri dan Badan Nasional Polandia untuk Pertukaran Akademik (Narodowa Agencja Wymiany Akademickiej – NAWA).

Program beasiswa Ignacy Łukasiewicz bertujuan untuk mendukung pertumbuhan sosial-ekonomi negara-negara berkembang melalui peningkatan pengetahuan dan pendidikan. Tahun ini pelamar dari Indonesia kembali mendapatkan prioritas untuk memperoleh beasiswa Pemerintah Polandia 2020. Ada sekitar 18 negara berkembang yang diprioritaskan mendapatkan beasiswa Ignacy Łukasiewicz.

Cakupan beasiswa:

  1. Biaya pendidikan.
  2. Tunjangan bulanan sebesar PLN 1.700 (± Rp 5,9 juta) untuk biaya hidup dan akomodasi.
  3. Tunjangan relokasi di Polandia sebesar PLN 500 (± Rp 1,7 juta) saat kedatangan.
  4. Biaya persiapan tesis sebesar PN 500 di akhir studi.

5. Beasiswa S2 Eiffel Excellence

5 beasiswa S2 yang terakhir, Beasiswa Eiffel untuk kuliah di Prancis kembali dibuka. Eiffel Excellence Scholarship Program 2021 ditawarkan oleh Pemerintah Prancis melalui Kementerian Luar Negeri Prancis bagi mahasiswa internasional (termasuk dari Indonesia) untuk melanjutkan kuliah Master dan PhD di perguruan tinggi yang ada di Prancis. Prancis dikenal dengan mutu pendidikan dan keramahan penduduknya yang terbuka dengan pendatang-pendatang baru. Tentunya kesempatan kuliah di Prancis melalui Eiffel Scholarship patut dipertimbangkan.

Beasiswa Eiffel untuk program master berdurasi 12 bulan (M2 level) dan 24 bulan (M1 level), serta maksimum 36 bulan untuk gelar teknik, tergantung jenis program kuliah yang diambil. Beasiswa ini meliputi tunjangan bulanan sebesar 1.181 Euro yang meliputi tunjangan pemeliharaan 1.031 Euro dan uang saku 150 Euro. Kemudian disediakan tiket pesawat pulang-pergi, transportasi nasional, transportasi lokal, jaminan sosial, asuransi kesehatan, kegiatan budaya, serta memungkinkan memperoleh tunjangan perumahan. 

Sementara, beasiswa Eiffel untuk program S3 diberikan maksimum 12 bulan. Lebih tepatnya beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa PhD tingkat lanjut yang ingin melakukan co-tutelle disertasi di Perancis. Beasiswa ini meliputi tunjangan bulanan sebesar € 1.400 hingga 31 Desember 2020 kemudian € 1.700 mulai 1 Januari 2021, tiket pesawat pp, transportasi nasional dan lokal, dan fasilitas lain yang sama dengan beasiswa master. 

Baca juga: Catat! Berikut 7 Beasiswa Luar Negeri Tanpa Pengalaman Kerja

Layanan Mediamaz Scholar

Nah, itulah 5 beasiswa S2 luar negeri yang nggak perlu wawancara. Kamu yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri dan bingung untuk mengurus dokumen seperti menerjemahkan hingga legalisasi. Tenang! Kamu bisa serahkan semuanya ke kami, kamu bisa langsung hubungi kami di sini.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top