Ade

Seleksi Administrasi Pendidikan Profesi Guru (PPG), Ade Najiah Rajin Up Skill

Halo Sobat Meddy, kali ini Meddy akan bercerita tentang sosok ‘Bu Guru’ yang punya cerita menarik tentang perjalanannya dalam menempuh pendidikan. Ade Najiah atau Zia, merupakan seorang Guru SD berasal dari Garut, Jawa Barat. Pemilik akun @maribelajar.id ini menempuh pendidikan Sarjana (S1) di Universitas Pendidikan Indonesia, (UPI). Saat ini Bu Guru Zia sedang melanjutkan PPG di Universitas Pakuan Bogor. Tidak semudah yang terdengar, sosok Bu guru yang hobi akan Reading books, Travel and Cooking ini juga mengalami lika – liku dalam menempuh pendidikan. Simak cerita Bu Guru Zia selengkapnya di bawah ini![1]

Program Kuliah

Kenalan dengan Ade Najiah, Bu Guru SD yang Punya Skill Menulis

Dalam kehidupan sehari – hari, Ade Najiah ini juga dipanggil Jiah atau Najiah. Berprofesi sebagai tenaga pendidik di SDN 4 Situjaya juga menjadi pengajar Les, sehingga membuat dirinya akrab disapa Bu Zia. Selain menjadi seorang guru SD, ia juga merupakan sosok yang produktif, ini terbukti dari projek yang ia sedang garap, bersama guru lain dirinya membuat sebuah buku yang baru dicetak dan siap baca lho.[1]

Seperti yang kita tahu, untuk menjadi seorang Guru di Sekolah Dasar Negeri, paling tidak pendidikan  kita adalah Sarjana Pendidikan (S1). Tapi kenyataannya, untuk melanjutkan kuliah atau pendidikan pun tidak semudah itu. Menurutnya ketika Ia masih SMA pun sempat kebingungan dalam memilih jurusan, dilema.[1]

“Namun dengan perjuangan dan berdoa ada dalam dua pilihan yang harus saya pilih antara ranah kesehatan atau ranah pendidikan”. Ungkap Bu Zia

Akhirnya Ia lolos tes tulis di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan jurusan Pendidikan Dasar. Sempat ada kekhawatiran dan dilema ketika Ia mengambil jurusan ini, apakah Ia benar-benar sanggup menjalani peran sebagai guru, apalagi guru SD. Ia berpikir kalau PGSD ini mudah, ternyata banyak matakuliah dan tantangan yang harus Ia jalani.[1]

“Dari mulai aturan berpakain, matakuliah yang diambil begitu banyak, belajar sopan dan santun, belajar profesional guru, belajar berbaur dengan masyarakat dan masih banyak lagi”. Ucap Bu Zia 

Universitas-Pendidikan-Indonesia

Alasan dan Tekad Ade Najiah Tetap Berkuliah, Meski Jalanan Berliku 

Ade Najiah, yakin dan berani untuk mengambil jurusan tersebut (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) karena melihat Ayahnya. Ia bertekad untuk melanjutkan perjuangan beliau dengan segala tantangannya. Yaitu, sebagai penerus dan melanjutkan perjuangan dalam mencerdaskan anak bangsa. Kondisi saat itu adalah masa – masa sulit antara melanjutkan sekolah ke universitas, yang qadarullah Ayah dari Bu Zia meninggalkan dunia ini.[1]

Baca juga: Info Beasiswa Dalam Negeri Deadline Oktober 2022

Begini Usaha Bu Guru Zia Mencari Info Kampus & Beasiswa 

“Ketika S1, saya mahasiswa yang kategori sering bolak-balik ke bagian akademik kampus, sekedar untuk bertanya tentang perihal beasiswa S1” Kenang Ade Najiah.[1]

Ternyata, bagian akademik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) open perihal informasi tersebut. Dari pihak kampus Ia diberikan kesempatan untuk mendapatkan beasiswa PPA (peningkatan prestasi akademik) dan dua kali Ia dapatkan. Selanjutnya, setelah lulus dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Ia melamar ke sekolah-sekolah yang membutuhkan tenaga pengajar. Tidak lama dari itu Ia dipanggil di sekolah Swasta SDIT Atikah Musaddad di Garut.[1

Ade Najiah

Ini merupakan pengalaman luar biasa, ketika pertama kali Ia mengajar di sekolah tersebut. Sekolah dengan religion vibes yang kental dan pengetahuan yang senantiasa saling berbaur. Untuk meningkatkan profesionalitasnya, sambil kegiatan mengajar Ia mencari info beasiswa yang ingin Ia apply.[1]

Akhirnya, Ia berada diantara dua pilihan, bingung antara melanjutkan S2 atau Pendidikan Profesi Guru (PPG). Dengan segala pertimbangan, Bu Guru Zia ini memutuskan untuk melanjutkan beasiswa PPG prajabatan dengan dibiayai pemerintah ristekdikti. Ia lolos PPG di universitas Pakuan Bogor.[1]

Selalu Ada Jalan bagi Yang Terus Berusaha

Perjalanan yang cukup panjang dalam mencari kuliah ini membuahkan hasil yang baik. Setelah perjuangan tes kesana kesini belum ada hasil, namun sebagai manusia ada jalannya masing – masing. Ketika dirinya dinyatakan lulus disalah satu universitas negeri ada rasa syukur yang sangat luar biasa. Ia berhasil menanamkan prinsip positive thinking dalam segala keadaan.[1]

“Sepatutnya kita sebagai manusia hanya berencana, ikhtiar, berdoa dan tetap ada yang maha pemilik segalanya dalam nanti penentu hasilnya”. Ungkap Ade Najiah

Sementara itu, Ia juga terus dan kembali bersyukur saat dinyatakan lolos untuk melanjutkan pendidikan PPG (Pendidikan profesi Guru) di Universitas Pakuan Bogor dengan didanai oleh pemerintah. Secara tidak langsung, dirinya merupakan penerima beasiswa pemerintah. Sehingga, saat itu tidak berpikir panjang, langsung Ia ambil untuk menambah pengetahuan, pengalaman dan profesionalisme guru.[1

UPI

Challenge Kuliah PGSD di Universitas Pendidikan Indonesia, UPI

Dalam ruang lingkup dunia perkuliahan jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) banyak tantangannya tersendiri. Dari mulai masuk kuliah, Ia diatur dalam hal berpakaian, belajar sopan dan santun, kegiatan ospek dan tugas yang unlimited. Untuk mengembangkan diri, Ia mulai ikut organisasi Kepramukaan, DPM Kampus, dan Komunitas Suka Baca di kampus UPI.[1]

“Dalam kegiatan organisasi di kampus setiap mahasiswa PGSD disarankan untuk memahami tentang materi kepramukaan”. Kenang Ade Najiah

Struggle Seorang Ade Najiah Di Lingkungan Perkuliahan

Ternyata, menjadi seorang tenaga pendidik dan pengajar tidaklah mudah. Banyak sekali lika – liku yang dihadapi di dunia perkuliahan dalam pembentukan seorang guru. Tentunya sebelum mendidik seseorang, diri sendirilah yang merubah, seperti dari segi berpakaian, sikap (etika), jumlah mata kuliah yang perlu  observasi ke sekolah-sekolah, memahami karakteristik anak didik dan masih banyak lagi.[1

Motivasi Berkuliah & Arti Penting Pendidikan Bagi Ade Najiah

Sobat Meddy, Kuliah Dalam Negeri atau Kuliah Luar Negeri adalah keinginan dan impian bagi setiap orang. Setiap orang berhak memiliki dan mendapatkan pendidikan yang layak dan semestinya tidak hanya untuk wilayah kota namun daerah-daerah terpencil atau yang masih kekurangan termasuk berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Menurutnya, pendidikan yang layak bukan hanya bagi orang – orang yang berada namun pendidikan yang layak pun berhak dimiliki pelajar – pelajar yang kekurangan.[1]

Baca Juga: 11 Beasiswa Luar Negeri Paling Banyak Dicari Bulan Oktober

Kekurangan disini bisa dimaksudkan seperti dari segi ekonomi karena sudah banyak beasiswa dari pemerintah untuk melanjutkan pendidikan yang layak. Bagi sebagian orang untuk mendapatkan pendidikan yang layak itu sulit, tidak bisa lepas dari peran orang tua sebagai pendukung dari rumah dan guru sebagai tombak tangga yang perlu dilewati bagi seorang pelajar untuk melanjutkan pendidikan. Pendidikan yang layak harus senantiasa ada jalinan kerjasama antara guru dengan orangtua yang berkesinambungan, karena kembali lagi orangtua penentu anak dalam segala hal.[1

“Karena semuanya memiliki prosesnya masing – masing, karena setiap manusia berbeda – beda”. Tutur Bu Zia ini. 

Lebih lanjut, sosok Ade Najiah ini juga mengungkapkan, bahwa selagi ada kesempatan dan waktu gunakan dengan sebaik mungkin. Terutama, kita sebagai seorang pelajar/guru yang memaknai dalam hidup itu adalah belajar dan memperbaiki dari segala hal. Belajar dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari belum bisa baca menjadi bisa baca.[1]

Rasa Terima Kasih Ade Najiah 

“Alhamdulillah dengan segala puji bagi Allah Swt”. Dirinya bisa bermanfaat bagi orang lain terutama  dalam berperan saat dapat memberikan ilmu dan mengajari ilmu kepada orang lain terutama anak – anak. Menurutnya ketika Ia menjadi seorang pengajar, ada rasa puasnya tersendiri dan rasa syukur yang luar biasa. Ah, Meddy jadi ikut haru.[1]

Layanan Beasiswa

Jadi, Apa yang Bisa Meddy Bantu?

Untuk Sobat Meddy dimanapun berada, dan ingin menginspirasi seperti Bu Guru Zia, Kamu bisa lho dengan cara menjadi kreatif dan meneruskan pendidikan setinggi yang kamu mampu. Atau misalnya kamu apply berbagai beasiswa dalam negeri dan beasiswa luar negeri. So, kalau kamu mau mendapatkan info tentang Beasiswa Dalam Negeri & Luar Negeri, kamu bisa follow akun Instagram Mediamaz Scholar atau Cek Laman resmi kami disini. Tidak hanya sekedar info beasiswa, disini juga tersedia cerita inspiratif, Destinasi Wisata, Fakta Unik Negara di berbagai Negara serta masih banyak lainnya! Yuk, Kepoin Mediamaz Scholar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top