undergraduate

Beasiswa Undergraduated Luar Negeri Full 2020 Tanpa TOEFL Juga!

Beasiswa merupakan salah hal yang paling banyak menjadi incaran para pelajar, terutama yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Untuk mendaftar beasiswa pun, tentu kamu perlu mempersiapkan beberapa hal seperti dokumen persyaratan. Sering kali pelamar beasiswa undergraduate terkendala dengan salah satu persyaratan yaitu melampirkan hasil test TOEFL/IELTS, hal tersebut dapat disebabkan karena keterbatasan kemampuan maupun biaya. Karena seperti yang kita ketahui bahwa tes TOEFL/IELTS terbilang cukup rumit, jika kamu tidak rajin berlatih, sobat Meddy. 

Apakah Ada Program Beasiswa Undergraduated Luar Negeri yang Tanpa TOEFL?

Oleh karena itu, tidak jarang para pelajar yang ingin mendaftar beasiswa undergraduate ini harus mengubur mimpi kuliah ke luar negeri karena kemampuan bahasa yang pas – pasan atau belum dapat mencapai target minimal skor TOEFL dan IELTS. Padahal tidak sedikit mereka memiliki minat yang tinggi untuk melanjutkan studi. Apabila kamu salah satunya, jangan khawatir! Karena kali ini kami akan memberitahu mengenai 5 beasiswa S1 luar negeri yang tidak memerlukan TOEFL dan IELTS. Yuk cari tahu di artikel ini.

1. Global Korea Scholarship, Undergraduate Program 

Korea Selatan tidak mewajibkan TOEFL di setiap beasiswa undergraduate luar negeri. Korea Selatan juga termasuk negara yang menjunjung tinggi bahasa ibu sebagai pengantar kuliah dan kehidupan sehari – hari. Beasiswa ini tergolong full dan akan diberikan sesuai kuota per tahun. Kamu juga tidak perlu khawatir kekurangan atau kelebihan dana untuk membayar UKT karena pihak donatur akan langsung memberikan ke rekening kampus tujuan.

Hangul akan menjadi bahasa sehari – hari selama menjalani kehidupan di Korea, maka dari itu alangkah lebih baik kamu sudah mengetahui dasar – dasar bahasa Korea agar tidak terlalu bingung. Beasiswa ini memang tidak menuntut untuk memiliki TOEFL, akan tetapi kamu dituntut lulus TOPIK level 5 atau 6 saat les bahasa di sana.

Cakupan Beasiswa GKS: 

  1. Uang saku hidup bulanan sebesar 900 ribu Won (Rp.10.925.506,-)
  2. Tunjangan kedatangan sebesar 200 ribu Won (Rp.2.427.890)
  3. Tunjangan pemulangan sebesar 100 ribu Won (Rp.1.213.945)
  4. Biaya kursus bahasa Korea, asuransi kesehatan, tiket pesawat ke Korea dan kepulangan setelah menyelesaikan studi
  5. Tunjangan tambahan 100 ribu Won (Rp. 1.213.945,-) jika memiliki skor TOPIK level 5 atau 6 setelah terdaftar di kampus  di Korea Selatan

Untuk info beasiswa selengkapnya, kamu bisa cek di Beasiswa GKS ini ya.

Mediamaz Scholar

Anda ingin mendaftar beasiswa luar negeri? Anda dapat menggunakan layanan jasa konsultasi beasiswa dari Mediamaz Scholar. Dengan berbagai kebingungan untuk mendaftar beasiswa dari mempersiapkan dokumen hingga mendaftar universitas, tentu akan mengulur waktu yang Anda miliki. Silahkan menghubungi tim marketing Mediamaz Scholar untuk informasi lebih lengkap mengenai konsultasi beasiswa. 

Tim konsultan beasiswa kami merupakan orang-orang yang sudah memiliki pengalaman berkuliah di luar negeri. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir mengenai informasi yang akan Anda dapatkan. Konselor Mediamaz Scholar akan membantu dalam memandu untuk persiapan dokumen yang dibutuhkan, mendapatkan Letter of Acceptance, hingga pembuatan CV Beasiswa dan Motivation Letter sesuai dengan ketentuan yang berlaku tiap negara atau penyalur beasiswa.

2. Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam untuk Calon Mahasiswa Undergraduate

Asia Tenggara merupakan lokasi yang patut dipertimbangkan jika ingin kuliah ke luar negeri. Pemerintah Brunei Darussalam akan membiayai kuliah untuk jenjang Diploma, S1, dan S2 secara penuh melalui program Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students. Cek info beasiswa pemerintah brunei ini di laman resmi ini ya. 

Beasiswa prestisius ini biasa dibuka di awal tahun sekitar Januari – februari. Perlu diperhatikan beasiswa tanpa TOEFL satu ini menggunakan batasan usia. Pelamar program Diploma dan S1 berusia antara 18 – 25 tahun dan bagi pelamar program S2 berusia maksimal 35 tahun per tanggal dibuka pendaftaran. 

Cakupan beasiswa:

  1. Uang saku untuk makan senilai BND $150,00 (Rp.1.581.697) per bulan
  2. Uang buku senilai BND $600.00 (Rp. 6.326.789) per tahun
  3. Akomodasi atau tempat tinggal di asrama kampus
  4. Bagasi bagi penerima beasiswa yang telah menyelesaikan kuliah, maksimum senilai BND $250,00 (Rp.2.500.000,) untuk wilayah ASEAN
  5. Asuransi selama masa kontrak beasiswa

Baca Juga: Beasiswa S2 Dalam Negeri yang Wajib Dicoba!

3. Chinese Government Scholarship

Beasiswa dari pemerintah China ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional, khususnya Indonesia untuk kuliah gratis di China. Jenis beasiswa ini dibagi dua, yaitu full dan parsial. Peserta akan mendapatkan beasiswa penuh jika mendaftar langsung ke universitas tujuan dan seleksi diterima, sedangkan parsial tidak menanggung biaya transportasi.

Beasiswa ini biasa dibuka pada akhir tahun pada Desember dan berakhir sekitar bulan februari atau maret pada tahun depannya. Jadi, kamu masih memiliki waktu sangat banyak untuk menyiapkan segala urusan administrasi.

Cakupan beasiswa CGS adalah Uang saku sebesar:

  •  RMB 2500/ bulan untuk S1 (Rp. 5.283.619)
  • RMB 3000/bulan untuk S2 (Rp.6.349.414) 
  • RMB 3500/ bulan untuk S3 (Rp. 7.407.650)

Baca juga: Cara Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

4. Beasiswa Turkiye Burslari

Bagi kamu pemburu beasiswa luar negeri wajib memasukkan Beasiswa Turki ke dalam daftar sebagai tujuan melakukan pendidikan. Turkiye Burslari Scholarship membuka kesempatan untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang S1, S2, dan S3, penelitian dan program bahasa Turki untuk kalangan internasional. Beasiswa ini dibuka di awal tahun sekitar bulan Januari – Februari. Jika lolos, biaya kuliahmu akan dibiayai penuh. Buat kamu yang memiliki keterbatasan bahasa Inggris, beasiswa ini tidak mewajibkan untuk menggunakan TOEFL / IELTS sebagai syarat masuk. Untuk poin plus kamu bisa melampirkan sertifikat bahasa Inggris, bahasa Arab, atau Prancis sebagai tambahan nilai. Cek info beasiswa YTB ini di laman resminya ya.

Cakupan beasiswa Turki YTB (Umum)

  1. Biaya kuliah full
  2. Akomodasi berupa asrama
  3. Tiket PP Indonesia – Turki
  4. Kursus bahasa Turki gratis selama 1 tahun
  5. Uang saku untuk kebutuhan bulanan, 

Cakupan beasiswa Turki YTB (Khusus)

  • 600 TL (Rp. 1.270.433) jenjang S1
  • 850 TL (Rp. 1.799.780) jenjang S2
  • 1200 TL (Rp. 2.540.866 jenjang S3)

5. Beasiswa Pemerintah Rusia for Undergraduate Program

Rusia juga menjadi salah satu negara yang tidak mewajibkan pelajar internasional untuk fasih bahasa Inggris. Pemerintah Rusia memberikan tunjangan kuliah penuh bagi mahasiswa internasional yang lolos seleksi. Uniknya, jika peserta lolos, maka tidak perlu mengikuti ujian masuk universitas. Lembaga negara Rusia menyeleksi calon mahasiswa unggul di seluruh dunia pada awal tahun dengan membuka berbagai prodi. Mulai dari jenjang S1 (4 tahun), S2 (2 tahun), dan spesialis (5 tahun). Beasiswa ini biasa dibuka saat akhir tahun, sekitar Oktober – Desember.

Layanan Mediamaz Scholar

Nah, demikian informasi mengenai 5 beasiswa Undergraduate negeri yang tidak butuh TOEFL/IELTS sahabat Meddy. Dan cakupan beasiswa yang diberikan pun tidak tanggung – tanggung, lumayan kan bisa kamu coba untuk bisa mencapai cita – cita kamu untuk melanjutkan studi di luar negeri. Untuk persiapan dokumen, kamu bisa konsultasikan kepada kami untuk menerjemahkan segala dokumen persyaratan. 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top