GKS

Mau Beasiswa Tanpa TOEFL? Cek 5 Beasiswa S1 Luar Negeri Tahun Ini!

Ketika Anda ingin mendaftar beasiswa luar negeri, tentu akan menemukan persyaratan harus melampirkan sertifikat keahlian bahasa seperti sertifikat TOEFL/IELTS. Namun, hasil sertifikat tersebut tentu memiliki minimum skor yang harus kamu raih sobat Meddy. Oleh karena itu, sering kali pelamar beasiswa terkendala dengan salah satu persyaratan tersebut karena keterbatasan kemampuan maupun biaya dan harus mengubur mimpinya untuk kuliah di luar negeri. Tapi ternyata ada beasiswa GKS dan Beasiswa lainnya yang tanpa TOEFL dan IELTS loh. 

Apakah Hanya GKS Program Saja yang Tanpa TOEFL?

Seperti yang diketahui, bahwa meraih skor standar TOEFL/IELTS juga terbilang sulit dan butuh banyak berlatih.  Namun jangan khawatir sobat Meddy, karena kami akan memberikan informasi mengenai beasiswa S1 luar negeri full yang nggak butuh sertifikat TOEFL/IELTS yang tentu bisa kamu coba nih!

1. Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam

Asia Tenggara merupakan salah satu lokasi yang harus menjadi pertimbangan jika ingin kuliah di luar negeri. Program beasiswa ini ditujukan untuk jenjang Diploma, S1, dan S2 dan dibiayai secara penuh atau full oleh pemerintah Brunei Darussalam melalui program Brunei Darussalam Government Scholarship to Foreign Students. Dengan beasiswa ini, kamu dapat memilih satu dari beberapa universitas hebat di sana, yaitu Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Politeknik Brunei (PB), atau Universiti Brunei Darussalam (UBD)

Cakupan Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam

Dana bulanan yang akan didapat oleh penerima beasiswa sebesar BND$500,00 atau berkisar Rp.5.272.324. Dan biaya menarik lainnya seperti:

  1. Uang makan senilai BND$150,00 atau Rp.1.581.697 per bulan
  2. Tunjangan buku senilai BND$600,00 / Rp.6.326.789 per tahun
  3. Akomodasi atau tempat tinggal di asrama kampus
  4. Tiket pesawat kelas Ekonomi di awal dan akhir perkuliahan
  5. Bagasi bagi penerima beasiswa yang telah menyelesaikan kuliah, maksimum senilai BND$250,00 / Rp.2.500.000 untuk wilayah ASEAN
  6. Asuransi selama masa kontrak beasiswa

Beasiswa ini biasa dibuka di awal tahun sekitar bulan Januari – Februari, dan perlu diperhatikan meskipun tanpa TOEFL namun menggunakan batasan usia. Pelamar program Diploma dan S1 berusia antara 18 sampai 25 tahun dan bagi pelamar S2 maksimal 35 tahun. Untuk informasi selengkapnya di Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam ya. 

Anda ingin mendaftar beasiswa luar negeri? Anda dapat menggunakan layanan jasa konsultasi beasiswa dari Mediamaz Scholar. Dengan berbagai kebingungan untuk mendaftar beasiswa dari mempersiapkan dokumen hingga mendaftar universitas, tentu akan mengulur waktu yang Anda miliki. Silahkan menghubungi tim marketing Mediamaz Scholar untuk informasi lebih lengkap mengenai konsultasi beasiswa. Tim konsultan beasiswa kami merupakan orang-orang yang sudah memiliki pengalaman berkuliah di luar negeri. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir mengenai informasi yang akan Anda dapatkan. Konselor Mediamaz Scholar akan membantu dalam memandu untuk persiapan dokumen yang dibutuhkan, mendapatkan Letter of Acceptance, hingga pembuatan CV Beasiswa dan Motivation Letter sesuai dengan ketentuan yang berlaku tiap negara atau penyalur beasiswa.

Baca juga: 3 Tes Bahasa Asing untuk Kuliah di Luar Negeri

2. Global Korea Scholarship (GKS)

Negara Korea Selatan tidak mewajibkan untuk melampirkan skor TOEFL di setiap program beasiswa. Korea dengan GKS ini termasuk negara yang menjunjung tinggi bahasa ibu sebagai pengantar kuliah dan kehidupan sehari – sehari. Program beasiswa ini tergolong penuh atau full dan akan diberikan sesuai kuota per tahun. Untuk sistem pembayaran UKT pun, kamu tidak perlu khawatir karena pihak donatur akan langsung mentransfer ke rekening kampus tujuan.

Cakupan Beasiswa GKS

Pemerintah Korea pun akan memastikan bahwa mahasiswa internasional dapat kuliah secara aman dengan penawaran yang diberikan. Berikut tunjangan per bulan yang akan didapat oleh penerima beasiswa:

  1. Uang saku hidup bulanan sebesar 900 ribu Won / Rp. 10.925.506
  2. Tunjangan kedatangan 200 ribu Won / Rp. 2.427.890
  3. Tunjangan pemulangan 100 ribu Won / Rp. 1.213.945
  4. Biaya kursus bahasa Korea
  5. Asuransi kesehatan
  6. Tiket pesawat ke Korea dan kepulangan setelah menyelesaikan studi
  7. Tunjangan tambahan 100 ribu Won / Rp. 1.213.945, jika memiliki skor TOPIK level 5 atau 6 setelah terdaftar di Korea Selatan

Menarik bukan tunjangan yang diberikan jika kamu mendaftar beasiswa GKS ini? Untuk informasi selengkapna disini. 

GKS
By Pixabay

3. Beasiswa Turkiye Burslari

Bagi kamu pemburu beasiswa luar negeri wajib memasukkan Turki ke dalam daftar sebagai tujuan melakukan pendidikan. Turkiye Burslari Scholarship membuka kesempatan untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang S1, S2, dan S3, penelitian dan program bahasa Turki untuk kalangan internasional. Cek beasiswa YTB ini disini.

Beasiswa ini dibuka di awal tahun sekitar bulan Januari – Februari. Jika lolos, biaya kuliahmu akan dibiayai penuh. Buat kamu yang memiliki keterbatasan bahasa Inggris, beasiswa ini tidak mewajibkan untuk menggunakan TOEFL / IELTS sebagai syarat masuk. Untuk poin plus kamu bisa melampirkan sertifikat bahasa Inggris, bahasa Arab, atau Prancis sebagai tambahan nilai. 

Cakupan Beasiswa YTB (Umum)

  1. Biaya kuliah secara penuh atau full
  2. Akomodasi berupa asrama
  3. Tiket PP Indonesia – Turki
  4. Kursus bahasa Turki gratis selama 1 tahun
  5. Uang saku untuk kebutuhan bulanan, 

Cakupan Beasiswa YTB (Khusus)

    • 600 TL (Rp. 1.270.433) jenjang S1
    • 850 TL (Rp. 1.799.780) jenjang S2
    • 1200 TL (Rp. 2.540.866 jenjang S3)

Baca juga: Cara Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

4. Beasiswa Pemerintah Rusia, Bergengsi Seperti GKS

Rusia juga menjadi salah satu negara yang tidak mewajibkan pelajar internasional untuk fasih bahasa Inggris. Pemerintah Rusia memberikan tunjangan kuliah penuh bagi mahasiswa internasional yang lolos seleksi. Uniknya, jika peserta lolos, maka tidak perlu mengikuti ujian masuk universitas.

Lembaga negara Rusia menyeleksi calon mahasiswa unggul di seluruh dunia pada awal tahun dengan membuka berbagai program studi. Mulai dari jenjang S1 (4 tahun), S2 (2 tahun), dan spesialis (5 tahun). Beasiswa ini biasa dibuka saat akhir tahun, sekitar Oktober – Desember. Kulik semua info beasiswa Pemerintah rusia ini disini ya. 

5. Beasiswa DAAD – Jerman

Siapa sangka ternyata beasiswa DAAD tidak mewajibkan untuk melampirkan sertifikat TOEFL loh! Beasiswa ini terbuka untuk jenjang S2 dan S3 dengan bahasa Jerman sebagai pengantar di perkuliahan. Namun, sebagai gantinya kamu harus mengikuti DSH 2 atau Test DAF 4 dan harus selesai pada level A2.

Adapun tunjangan bulanan yang diberikan beragam macam, tergantung jenjang, jurusan, dan program beasiswa. Deadline beasiswa juga berbeda – beda tergantung jenjang pendidikan dan program yang akan diambil. Uniknya, beasiswa DAAD juga membuka untuk program alumni. Untuk informasi selengkapnya kamu bisa nih cek di laman resminya DAAD Scholarship.  

Baca juga: Informasi Beasiswa Jepang untuk Pelajar Indonesia

Layanan Mediamaz Scholar

Demikian, informasi 5 beasiswa S1 luar negeri yang tidak butuh TOEFL/IELTS sahabat Meddy. Dan cakupan beasiswa yang diberikan pun tidak tanggung – tanggung, lumayan kan! Untuk persiapan dokumen, kamu bisa konsultasikan kepada kami untuk menerjemahkan segala dokumen persyaratan. Langsung hubungi kami di sini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top