Makanan-di-Timur-Tengah

Mengintip Berbagai Pesona & Tradisi Dari 8 Negara Timur Tengah

Tidak terasa bulan Ramadhan lagi. Bagaimana perasaan Sobat Meddy jika bisa merayakan Ramadhan di negara Timur Tengah? Selain disuguhkan dengan pemandangan yang indah, Sobat Meddy juga bisa mencicipi makanan lokal serta makanan Timur Tengah dan menikmati buka puasa di rumah dengan mengikuti berbagai tradisi Ramadhan. Nah, untuk Sahabat Meddy yang penasaran seperti apa sih, pesona dan tradisi di Timur Tengah? Simak dari artikel ini yuk.

Berbagai Negara di Timur Tengah dan Tradisinya Saat Ramadhan

Berikut ini negara-negara di Timur Tengah dan tradisinya saat bulan Ramadhan. Yuk, disimak!

1. Arab Saudi

Arab Saudi adalah sebuah negara Arab di Asia Barat yang mencakup hampir seluruh wilayah Jazirah Arab. Dengan luas sekitar 2.150.000 kilometer persegi (830.000 sq mi), Arab Saudi secara geografis merupakan negara terbesar kelima di Asia dan terbesar kedua di dunia setelah Aljazair. 

Di Mekah, Ramadhan disambut dengan kembang api (menyalakan meriam). Meriam dinyalakan dua kali, yaitu saat matahari terbit (sehri) dan saat senja (iftar) sebagai tanda berbuka puasa. Lebih tidak konvensional lagi, waktu istirahat dengan cepat menjadi persaingan antar makanan, khususnya di Masjidil Haram. Setiap blok telah dipesan oleh keluarga untuk disumbangkan yang nantinya akan disediakan sebagai makanan buka puasa di sana.

2. Qatar, Negara Kaya dari Timur Tengah

Qatar adalah negara tinggi yang bergantung pada minyak dan gas alam terbesar ketiga di dunia. Negara ini memiliki salah satu pendapatan per kapita tertinggi di dunia. Qatar tergolong negara dengan indeks manusia yang sangat tinggi dan peringkat pembangunan terbaik di antara negara-negara Arab lainnya. Qatar akan menjadi negara Arab pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022.

Komunitas Muslim di Qatar sering berhubungan dengan keluarga besar sebelum Ramadhan suci. Tradisi bisa disebut Festival Garangao atau pesta kostum. Setiap tanggal 13, 14, dan 15 Ramadhan setelah buka puasa dan Magrib, anak-anak menganggap dengan kostum khusus untuk merayakan Garangau. Anak laki-laki mengenakan rompi merah dan kemeja Arab hitam dengan sulaman emas, sedangkan anak perempuan mengenakan hiasan didasi tradisional dengan ikat kepala hitam atau jilbab yang memakai benang emas. Mereka berjalan sambil bernyanyi dan datang ke rumah orang untuk meminta permen dan kue (seperti tradisi Halloween di negara-negara Barat).

3. Mesir

Sebagian besar penduduk Mesir tinggal di tepi Sungai Nil (sekitar 40.000 km²). sebagian besar daratan adalah bagian dari Gurun Sahara yang jarang penduduknya. penduduk Mesir menganut agama Islam, sedangkan sisanya menganut agama Kristen Kubti. Mesir terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno terbesar di dunia, seperti Piramida Giza, Kuil Karnak, Lembah Para Raja dan Kuil Ramses. Kota selatan Luxor adalah rumah bagi sekitar 65% barang antik dunia. Saat ini, Mesir secara luas dianggap sebagai pusat budaya dan politik utama di kawasan Arab dan Timur Tengah.

Hari Al-Karish adalah hari terakhir sebelum Ramadhan, dimana semua keluarga besar berkumpul untuk makan siang dan keesokan harinya. Tradisi ini dipraktikkan di beberapa negara di Timur Tengah, salah satunya Mesir. Masyarakat Mesir juga, memiliki tradisi menempatkan lampion berbentuk kipas di pekarangan. Tradisi ini berasal dari Dinasti Fattimiyah. Pada saat itu, lampu dinyalakan untuk menyambut kedatangan pasukan kerajaan yang telah mengunjungi kota tersebut sebelum awal Ramadhan. Mereka juga menyajikan hidangan manis yang disebut kunafa/kanafeh selama periode puasa. Kue keju yang dicelupkan ke dalam sirup bihun. Untuk sahabat Meddy jika ingin menjalankan bulan Ramadhan di Kairo segera mempersiapkan diri Anda, karena puasa di Kota Kairo berlangsung lebih dari 15 jam.

4. Turki, Negara Timur Tengah dengan Prinsip Sekuler

Di Turki, urusan agama yang terpisah dari urusan negara dan pemerintahan. Tradisi Ramadhan pertama di Turki adalah membangunkan orang di waktu fajar dengan alat musik davul. Davul adalah sejenis kendang (alat musik tabuh) yang dimainkan pada saat sahur.

Dimana para pemukul davul akan memasuki pemukiman untuk membangunkan para penghuninya. Bedanya dengan Indonesia, mereka hanya memukul tanpa berteriak “Sahur Sahur!”. Selain membangunkan orang sahur, di Turki juga ada tradisi yang tradisi dengan sebutan ‘Hidangan Iftariye’. Hampir semua restoran menawarkan hidangan buka puasa yang sama: iftariye (makanan pembuka yang berisi kurma, zaitun, keju, pastirma, bubur, dan roti pai) dan berbagai kue kering yang disebut borek.

5. Kuwait

Kuwait adalah situs pusat interaksi antara penduduk Mesopotamia dan Neolitik di Arabia timur, pusatnya di As-Subiya di Kuwait utara. Ramadhan di Kuwait ditandai dengan kunjungan keluarga, teman dan tetangga setelah jumpa Selama minggu kedua Ramadhan, membunyikan dimulainya dimulainya tradisi Gergan. Gerga’an adalah event 3 hari di mana anak-anak mengetuk pintu tetangga mereka, menyanyikan lagu dan bertukar cokelat dan permen.

Selama periode gergan, anak-anak menyanyikan 2 lagu tradisional. Satu untuk anak perempuan dan satu untuk anak laki-laki. Namun, keduanya dapat diubah dengan memasukkan nama anak dari tuan tanah. Tradisi ini dipraktikkan di seluruh Teluk Persia, tetapi berbeda dari satu negara ke negara lain dalam beberapa aspek, seperti waktu dan nama. Di Uni Emirat Arab (UEA), tradisi ini disebut Haq Laila dan pernikahan 2 minggu sebelum Ramadhan. Kata “gerga’aan” adalah sumber dari banyak orang di Kuwait.

6. Pakistan

Republik Islam Pakistan memeluk mayoritas Muslim di Barat dan Timur (sekarang Bangladesh), dan wilayah tengah menjadi negara bagian di India. Wilayah yang masih dalam sengketa adalah Jammu dan Kashmir, yang telah terbelah dua sejak 1948. Sejauh ini, India dan Pakistan masih mengklaim Kashmir sebagai wilayah mereka, hambatan utama bagi hubungan bilateral.

Perlu sahabat ketahui, masyarakat setempat mengadakan acara buka puasa bersama dengan menu utama Chawal Briyani (nasi Briyani). Di akhir Ramadhan, semua masjid merayakan Sabina yang dibacakan dalam shalat tarawih selama tiga hari sebelum akhir Ramadhan. Nah, di kota ini, memakan waktu hingga 15 jam lebih lama loh.

7. Bangladesh, Negara Timur Tengah dengan 6 Musim

Bangladesh memiliki iklim yang panas dan lembab selama musim panas dari Maret sampai Juni dengan angin musim yang khas dari Juni hingga November. Ini ada dalam nyaman, basah, iklim monsoon-jenis tropis dengan lahan basah rawa di sepanjang depan pantai dan tanah yang rentan terhadap banjir dan kekeringan ekstrim. 

Tidak hanya saat Idul Fitri, saat Ramadhan mereka juga mengunjungi kerabat dan makan bersama jilapi (permen). Orang-orang juga sering menata pasar sebelum puasa. Di ibu kota Dhaka, pasar berlangsung di Old Dhaka/Chakbazar. Di pasar, sebagian besar makanan yang dijual adalah tusuk sate, domba panggang, kari ayam bhunna dan hidangan domba dan kambing lainnya yang dicampur dengan nasi dan kacang-kacangan.

8. Iran

Selama sembilan abad berikutnya, Iran mengikuti Mazhab Ahlussunnah wal Jamaah atau mazhab Sunni. Mazhab Sunni di negara ini pun tampak jelas dalam semua aktivitas penduduknya. Namun, saat ini mayoritas penduduk Iran adalah Penganut Islam Syiah. Bahkan penduduk yang berpaham Sunni hanya tinggal 10 persen dari total umat Islam di Iran. 

Pada bulan Ramadhan, di Iran ada istilah yang menyebut Kalleh Gonjeshki. Istilah Kalleh Gonjeshki adalah puasa setengah hari untuk anak yang belum mencapai usia pubertas. Namun waktu puasanya di negara ini juga termasuk waktu puasa yang terlama, yaitu hampir 15 jam lebih.

Baca juga: Deretan Negara di Timur Tengah (Middle East), Kehidupannya Terjamin Aman?

Bagaimana, Meddy Bisa Bantu Kamu?

Jika sahabat Meddy membutuhkan bantuan, Meddy selalu tersedia untuk membantu memastikan semua dokumen yang disiapkan dengan sempurna dengan bantuan penerjemah tersumpah kami. Tentu saja, layanan ini ada di Mediamaz Scholar. Sahabat Meddy juga dapat menggunakan layanan lain, seperti mengikuti bahasa untuk mendukung partisipasinya dalam kegiatan beasiswa di luar negeri. Untuk informasi lebih lanjut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top