Beasiswa Kuliah S2 Dalam Negeri

Waktunya Calon Magister Merapat! Ini 4 Beasiswa Kuliah S2 Gratis

Setelah lulus S1, beberapa akan memilih langsung bekerja sementara yang lainnya lebih tertarik untuk melanjutkan S2. Biasanya, program magister atau kuliah S2 berlangsung sekitar 4 semester. Lama kuliah bagi S2 yaitu 2 tahun itu. Bagi sobat Meddy yang tertarik melanjutkan pendidikan di jenjang S2, maka kamu tidak boleh melewatkan artikel yang satu ini. Seperti yang kita semua ketahui, biaya pendidikan semakin mahal setiap tahunnya. Namun, saat ini tersedia banyak beasiswa untuk menjawab permasalahan tersebut. Artikel kali ini akan membahas tentang rekomendasi beasiswa untuk kuliah S2 gratis. Penasaran? Yuk, simak informasinya dibawah ini!

Rekomendasi Beasiswa untuk Kuliah S2 Gratis

Berikut ini 4 rekomendasi beasiswa untuk sobat Meddy yang tertarik melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana.

1. Kuliah S2 Gratis dengan Beasiswa LPDP

Beasiswa LPDP merupakan beasiswa yang selalu ditunggu banyak orang setiap tahunnya. Program beasiswa yang satu ini adalah beasiswa yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). LPDP menyediakan beasiswa untuk sobat Meddy yang tertarik kuliah pascasarjana baik di dalam maupun luar negeri. Beasiswa LPDP dibagi menjadi tiga kategori, antara lain:

A. Beasiswa Umum

Kategori beasiswa umum dibagi lagi menjadi tiga yaitu:

  • Beasiswa Reguler untuk kampus dalam dan luar negeri. Cakupan beasiswanya antara lain biaya kuliah, biaya hidup, biaya keberangkatan dan kepulangan, tunjangan buku, tunjangan tesis/disertasi, seminar, visa, asuransi kesehatan, dll.
  • Beasiswa PTUD untuk mendaftar ke 15 universitas terbaik dunia versi LPDP. Cakupan beasiswanya yaitu biaya kuliah, biaya hidup, biaya keberangkatan dan kepulangan, tunjangan buku, tunjangan tesis/disertasi, seminar, visa, asuransi kesehatan, dll.
  • Beasiswa Co-Funding yang merupakan beasiswa parsial dan ditujukan untuk kuliah ke luar negeri. Cakupan beasiswanya yaitu biaya pendidikan (biaya pendaftaran, biaya SPP, tunjangan buku, biaya penelitian tesis/disertasi, seminar, dll) atau biaya pendukung (transportasi, visa, asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, biaya kedatangan, dll).

B. Beasiswa Afirmasi

  • Beasiswa Penyandang Disabilitas. Cakupan beasiswanya antara lain biaya pendidikan (biaya pendaftaran, tuition fee, tunjangan buku, tunjangan disertasi, biaya seminar internasional, biaya publikasi jurnal internasional) dan biaya pendukung (transport, visa, asuransi kesehatan, biaya hidup, biaya darurat, biaya pendamping penerima beasiswa disabilitas).
  • Beasiswa Daerah Afirmasi. Cakupan beasiswanya yaitu biaya pendidikan, biaya pendukung, dan biaya pengayaan.
  • Beasiswa Prasejahtera yaitu beasiswa untuk masyarakat prasejahtera. Cakupan beasiswanya antara lain biaya pendidikan, biaya pendukung, dan biaya pengayaan.
  • Beasiswa Putra Putri Papua. Cakupan beasiswanya yaitu biaya pendidikan, biaya pendukung, serta biaya pengayaan.

C. Beasiswa Targeted

  • Beasiswa TNI, PNS, dan POLRI. Cakupan beasiswanya yaitu biaya pendidikan dan biaya pendukung.
  • Beasiswa Kewirausahaan. Cakupan beasiswanya yaitu biaya pendidikan dan biaya pendukung.
  • Beasiswa Kerja Sama Bidang Metalurgi dan Sains Material.
  • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama. Cakupan beasiswanya yaitu biaya pendidikan dan biaya pendukung.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai beasiswa kuliah S2 LPDP, sobat Meddy bisa mengeceknya di website resmi beasiswa LPDP.

Baca juga: KHUSUS! Tersedia Beasiswa LPDP Untuk Putra-Putri Papua Tahun 2022

2. Beasiswa PMDSU untuk Kuliah S2

PMDSU merupakan singkatan dari Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul. Program beasiswa PMDSU merupakan salah satu usaha yang dilakukan dengan tujuan mempercepat laju pendidikan doktor dan meningkatkan jumlah doktor di Indonesia. Melalui program ini, para sarjana unggul diharapkan dapat dididik dan dibina menjadi seorang doktor dalam suasana akademik yang sehat di bawah bimbingan promotor handal dengan rekam jejak penelitian dan pendidikan yang baik dan cemerlang. Hal yang menarik yaitu kamu bisa meraih gelar magister sekaligus doktor dalam kurun waktu 4 tahun. Kandidat yang dicari merupakan mahasiswa fresh graduate jenjang S1 berkualitas unggul dari beberapa universitas mitra.

Cakupan beasiswa:

  • Dana hibah penelitian sebesar Rp. 60 juta per mahasiswa per tahun
  • Biaya riset di luar negeri untuk mahasiswa
  • Memperluas jaringan riset internasional untuk promotor
  • Biaya pendidikan atau biaya UKT
  • Biaya hidup atau tunjangan

Daftar universitas mitra:

  • Universitas Sriwijaya
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Negeri Malang
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Negeri Yogyakarta
  • Universitas Negeri Semarang
  • Universitas Pendidikan Indonesia
  • Universitas Syiah Kuala
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Andalas
  • Universitas Udayana
  • Universitas Airlangga
  • Universitas Negeri Padang
  • Institut Pertanian Bogor
  • Universitas Padjadjaran
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Institut Teknologi Bandung

Untuk informasi lebih lanjut, kamu dapat mengeceknya disini.

3. Beasiswa Kuliah S2 Bidikmisi

Saat ini, beasiswa S2 Bidikmisi disebut dengan Beasiswa Prasejahtera. Beasiswa S2 Bidikmisi merupakan salah satu kategori dari Beasiswa LPDP. Para penerima beasiswa akan mendapatkan Bagi kandidat terpilih mereka akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah dan biaya pendukung. Program Beasiswa Prestasi diberikan untuk jenjang pendidikan magister dengan lama studi paling lama 24 bulan baik dalam negeri atau luar negeri. 

Bidikmisi merupakan singkatan dari Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi. Program bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah yang diberikan kepada para lulusan SMA atau sederajat yang memiliki prestasi akademik namun terhalang biaya. Syarat beasiswa bidikmisi antara lain hanya kelas reguler pagi, peserta sudah lulus SMA atau sederajat, pendidikan orang tua tidak lebih dari S1, dan memiliki nilai akademik yang baik.

4. Beasiswa GSEP

Program beasiswa kuliah S2 dalam negeri selanjutnya yaitu beasiswa GSEP. Beasiswa yang satu ini ditawarkan oleh Global Sustainable Electricity Partnership (GSEP). GSEP merupakan sebuah organisasi non-profit yang peduli terhadap pengembangan energi berkelanjutan di seluruh dunia. Sasaran dari beasiswa GSEP adalah para pelamar dari negara berkembang yang salah satunya Indonesia. Selain di dalam negeri, beasiswa GSEP juga bisa dilamar untuk studi di luar negeri. Hal yang menarik dari beasiswa yang satu ini yaitu Beasiswa GSEP juga bisa dilamar bagi mereka yang sudah berstatus mahasiswa S2. Para penerima beasiswa akan mendapatkan $21.000 per tahun yang akan diberikan hingga dua tahun.

Persyaratan beasiswa:

  • Mengambil studi jenjang master di bidang energi nol-karbon, jaringan pintar, transportasi listrik, penyimpanan energi, teknologi listrik canggih, kebijakan publik, ekonomi, hukum, ilmu politik, maupun bidang-bidang lain yang relevan.
  • Pelamar yang memenuhi syarat harus mengikuti studi penuh waktu sekurangnya satu tahun sekolah penuh atau Mahasiswa yang berada di tahun kedua pada program dua tahun memenuhi syarat untuk mendaftar, asalkan mereka memenuhi persyaratan.
  • Warganegara dari negara berkembang yang masuk daftar penerima bantuan DAC – OECD
  • Berkomitmen untuk kembali ke negara/daerah asal setelah studi untuk berkontribusi pada pembangunan
  • Merupakan mahasiswa berprestasi.

Untuk informasi lebih lanjut, sobat Meddy dapat mengeceknya di website resmi beasiswa GSEP.

Baca juga: Kolaborasi Kementerian Agama dan LPDP, Apa Itu Beasiswa Indonesia Bangkit?

Jadi, Apa Yang Bisa Meddy Bantu?

Itulah informasi mengenai rekomendasi 4 beasiswa kuliah S2 dalam negeri. Semoga setelah membaca artikel diatas, sobat Meddy menjadi semakin termotivasi untuk melanjutkan studi ya. Selain rekomendasi 4 beasiswa kuliah S2, Meddy juga memiliki informasi menarik lainnya mengenai negara serta universitas. Jika sobat Meddy mengalami kesulitan jangan ragu untuk menghubungi Meddy. Meddy selalu siap untuk membantu kamu. Semua layanan ini bisa sobat Meddy dapatkan disini. Jangan lupa untuk follow instagram @mediamazscholar ya. Terima kasih.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top