pendidikan-finlandia

Disebut Sebagai Negara Dengan Sistem Pendidikan Terbaik, Intip Kebiasaan di Finlandia!

Tentunya nama Finlandia sudah tidak asing lagi bagi kita saat bersinggungan dengan sistem pendidikan. Dan akan membuat kita berpikir bagaimana bisa negara tersebut dapat menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik, pasti kita akan bertanya-tanya tentang kebiasaan belajar di negara tersebut, bagaimana kurikulumnya, bagaimana kondisi di negara tersebut dan lain sebagainya, dan ini akan membuat kita ingin semakin mengenal lebih jauh tentang negara Finlandia sebagai sistem pendidikan terbaik di dunia.

Apa Itu Sistem Pendidikan?

Sebagai informasi, setiap negara tentu mempunyai sistem pendidikan tersendiri yang mencakup kelemahan dan kelebihan sistem tersebut. Sistem pendidikan dapat diartikan sebagai suatu metode atau strategi yang berisi  kumpulan ide dan prinsip pendidikan yang dianut yang bersifat saling berkaitan yang tergabung menjadi komponen yang saling bekerjasama untuk mencapai sebuah tujuan pendidikan itu sendiri. Pada sistem pendidikan di Indonesia, kita ketahui bersama bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sudah dijamin pendidikannya dengan diwajibkannya bagi seluruh warga Indonesia untuk wajib belajar selama 12 tahun atau bisa dikatakan dari tingkat Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas/Sederajat. Tapi, apakah hal tersebut sama dengan yang dilakukan di negara Finlandia?

Finlandia sebagai Negara Paling Bahagia di Dunia 

Sobat Meddy, Finlandia merupakan negara yang terletak di Benua Eropa. Finlandia sendiri tergabung di Uni Eropa tahun 1995 dan Zona Euro tahun 1999, dengan luas wilayah mencapai 337.030 km2 dan berbatasan dengan laut Baltic, Teluk Bothania, Rusia, Norwegia, Swedia hingga teluk Finlandia. Salah satu fakta menariknya adalah negara finlandia menjadi negara paling bahagia di dunia berdasarkan World Happiness Report dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.

Begini Sistem Pendidikan dan Kebiasaan di Finlandia!

Kembali ke ‘sistem pendidikan di Finlandia, bagaimana kebiasaan disana.’ Tentu banyak hal unik tentang kebiasaan Finlandia  terhadap pendidikan di sana yang ingin kita ketahui. Untuk itu, simak informasi berikut ini:

1. Waktu belajar di Finlandia yang hanya 5 jam

Jika di Indonesia banyak pelajar yang pergi sekolah dengan waktu kurang lebih sampai dengan 7 jam, berbeda dengan Finlandia rata-rata siswa sekolah dasar biasanya hanya belajar di sekolah dengan waktu 4-5 jam saja, sedangkan untuk tingkat menengah pertama sampai perkuliahan biasanya hanya datang pada mata pelajaran yang dipilih.

2. Sarana dan fasilitas yang lengkap dan serba free

Untuk mencapai tujuan sistem pendidikan yang baik, memang perlu sarana dan fasilitas yang bagus, memadai dan lengkap yang akan membuat siswa semakin bersemangat belajar, hal inilah yang dilakukan oleh Finlandia. Disamping itu, Finlandia telah mewujudkan sistem pendidikan yang merata, yaitu semua sekolah dianggap sama, tidak mengenal sekolah unggulan atau favorit, bahkan ‘kelas’ di sana dibuat sama rata bukan hanya untuk siswa yang pintar saja namun juga yang belum. Jadi dari kalangan mana saja bisa bersekolah tanpa terlalu berat memikirkan kemungkinan diskriminasi. 

3. Siswa hanya belajar sampai 9 tahun di Finlandia

Seperti yang sudah kita bahas diatas, bahwa di Indonesia kita diwajibkan belajar sampai 12 tahun atau sampai ke tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA/Sederajat), menerima semua apa yang sudah di ”sistemkan” oleh pemerintah dan baru lulus di usia 17-18 tahun. sedangkan keadaan ini berbalik, di finlandia hanya diwajibkan belajar sampai 9 tahun, artinya anak berusia 16 tahun sudah lulus dari sekolah wajib, selebihnya adalah pilihan (optional) yang berdasarkan minat dan bakat, langkah ini diambil untuk lebih mempersiapkan para siswanya menghadapi dunia nyata.

4. PR, Ujian Nasional, dan rapor ditiadakan

Sebagai negara yang mewujudkan keseimbangan anak dalam belajar dan kehidupan sehari-harinya, PR akan membatasi anak untuk mengembangkan diri, menjalankan hobi serta mencari minat dan bakatnya. Sedangkan Ujian Nasional dan rapor juga ditiadakan. Hal ini dikarenakan sudah dialihkan dan dipercayakan kepada guru untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelajaran terhadap siswanya, guru dianggap lebih memahami anak muridnya, bukan sebuah sistem yang menentukan kelulusan anak tersebut.

5. Profesi sebagai guru adalah prioritas negeri

Banyak sumber yang mengatakan bahwa jika ingin menjadi guru di Finlandia bukanlah hal sembarangan. Hal ini dikarenakan ujian profesi menjadi guru terbilang cukup sulit. Selain itu, menjadi guru di sana adalah profesi bergengsi yang setara dengan dokter ataupun pengacara. Di Finlandia menjadi guru juga sangat dihormati dan diprioritaskan oleh negara supaya tetap bertanggung jawab penuh dengan profesinya.

Demikian informasi yang dapat Meddy sajikan pada kesempatan kali ini. Semoga setelah membaca informasi tentang Sistem Pendidikan di Finlandia tersebut, Sobat Meddy dapat termotivasi dan bersemangat untuk mewujudkan mimpi Sobat Meddy pergi ke negeri tersebut.

Baca juga: Tertarik Belajar di Finlandia? Beasiswa LPDP Buka Pendaftaran Tahap 2

3

Jadi, Apa yang bisa Meddy Bantu?

Bagi Sobat Meddy yang tertarik untuk pergi ke Finlandia, tetapi masih bingung dan membutuhkan bantuan khusus untuk persiapan beasiswa tersebut? Tidak perlu khawatir. Meddy senantiasa bisa membantu kamu untuk memberikan layanan terbaik seperti  mempersiapkan dokumen penting, penguasaan bahasa atau membutuhkan bentuk konsultasi lainnya. Semoga setelah membaca artikel diatas sobat Meddy jadi semakin termotivasi untuk kuliah di luar negeri menggunakan beasiswa ya. Semuanya bisa Sobat Meddy dapatkan di Mediamaz Scholar.  Tunggu apalagi? Yuk, cek website resmi kami: https://mediamazscholar.com/.  Terima kasih.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top