Beasiswa dari Yayasan

Kabar Baik! 4 Yayasan Ini Siap Bantu Kamu Kuliah S1 Gratis

Beasiswa dalam negeri tidak hanya datang dari swasta saja, namun ada juga yayasan yang menyediakan beasiswa. Kali ini Meddy ingin memberikan informasi mengenai 4 beasiswa yayasan untuk kamu yang mau kuliah S1 gratis.

Mengenal Yayasan

Apa itu yayasan? Yayasan adalah suatu badan hukum yang mempunyai tujuan bersifat sosial, keagamaan dan kemanusiaan, didirikan dengan memperhatikan persyaratan formal yang ditentukan dalam undang-undang. Struktur organisasi yayasan terdiri dari dewan penasehat, ketua umum, bendahara umum, sekretaris umum, kepala divisi sosial, dan lain-lain. Di Indonesia, terdapat undang-undang tentang yayasan yaitu Undang- Undang No. 28 Tahun 2004. 

Rekomendasi 4 Beasiswa Yayasan untuk Kuliah S1

Berikut ini merupakan 4 yayasan yang siap bantu kamu untuk kuliah S1. Yuk, disimak!

1. Beasiswa D3 dan S1 dari Yayasan Van Deventer-Maas Stichting

Beasiswa Van Deventer-Maas Stichting (VDMS) merupakan beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa D3 dan S1. Program beasiswa yang satu ini juga dikenal dengan nama beasiswa YVDMI. Program beasiswa VDMS memang rutin ditawarkan setiap tahun. Van Deventer-Maas Stichting merupakan sebuah yayasan pribadi yang memiliki didirikan dengan tujuan mendukung pendidikan masyarakat Indonesia. Yayasan ini didirikan pada tahun 1947. 

Universitas mitra:

  • Universitas Gadjah Mada (UGM)
  • Universitas Negeri Medan (UNIMED)
  • Institut Pertanian Bogor (IPB)
  • Universitas Sumatera Utara (USU)
  • Universitas Padjadjaran (UNPAD)
  • Universitas Negeri Padang (UNP)
  • Universitas Negeri Semarang (UNNES)
  • Universitas Andalas (UNAND)
  • Universitas Airlangga (UNAIR)
  • Universitas Nusa Cendana (UNDANA)
  • Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
  • Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW)
  • Universitas Hasanuddin (UNHAS)
  • Universitas Pattimura (UNPATI)
  • Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM)
  • Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS)
  • Universitas Atma Jaya Makassar (UAJM)
  • Universitas Tanjungpura (UNTAN)
  • Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT)
  • Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)
  • Universitas Katolik De La Salle (USALLE)
  • Universitas Katolik Soegijapranata (USOEGI)
  • Universitas Flores (UNFLOR)
  • Universitas Bung Hatta (UBH)
  • Universitas Hang Tuah (UHT)
  • Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA)
  • STIKOM Uyelindo, Kupang (STIKOM)
  • Universitas Sanatha Dharma (USD)
  • Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM)
  • Universitas Negeri Gorontalo (UNG)
  • SMA Regina Pacis (REGPAC)
  • Universitas Kristen Wira Wacana (UNWINA)
  • Universitas Islam Indonesia (UII)

Cakupan beasiswa:

  • Penerima beasiswa akan memperoleh dana pendidikan sebesar Rp. 650.000 setiap bulan
  • Satu kali Bonus TOEFL (jika ada) sebesar Rp. 381.000 
  • Tersedia bonus Lulus Tepat Waktu (S1 sebesar Rp. 650.000,- dan D3 sebesar Rp. 550.000)
  • Penerima beasiswa VDMS juga akan mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building) melalui proses seleksi  secara gratis.

Persyaratan: 

  • Merupakan Mahasiswa S1 dan D4 tahun ke 1 – 3 dan mahasiswa D3 tahun ke 1 – 2
  • Berusia maksimal 27 tahun
  • Berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu yang dibuktikan dengan SKTM dan atau Surat rekomendasi dari pihak kampus yang menyatakan kondisi keuangan/kemampuan ekonomi mahasiswa yang bersangkutan
  • Memiliki IPK ≥ 3.00
  • Jurusan kuliah: Pertanian, Perikanan, Peternakan, Arsitektur, Seni dan Budaya, Biologi, Kimia, Matematika, Fisika, Komunikasi, Ekonomi, Pendidikan, Teknik, Bahasa, Manajemen, Kehutanan, Geografi, Kesehatan/Kedokteran, Sejarah, Informatika, Statistik, dll (kecuali Hukum, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Agama, dan Teologi)
  • Aktif berorganisasi atau di komunitas lebih diutamakan
  • Fasih berbahasa Inggris lebih diutamakan
  • Tidak sedang menerima beasiswa lain

Untuk informasi lebih lanjut, sobat Meddy dapat melihatnya di website resmi Van Deventer-Maas Stichting (VDMS) Scholarship

2. Girl Fund Scholarship

Program beasiswa yang satu ini merupakan hasil kolaborasi dari yayasan Plan Indonesia dan IPMI. Girl Fund Scholarship bertujuan untuk mendukung semangat para perempuan untuk terus belajar dengan cara memberikan beasiswa kepada 6 perempuan agar bisa berkuliah di IPMI. IPMI sendiri merupakan perguruan tinggi di Indonesia yang menggunakan metode pembelajaran studi kasus Harvard serta pengalaman berdasarkan kasus bisnis internasional yang nyata.

Persyaratan beasiswa:

  • Perempuan lulusan SMA/SMK yang lulus dengan nilai rata-rata minimal 8 di rapor kelas 10-12.
  • Terdaftar sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar atau bersedia mendaftarkan diri.
  • Berasal dari keluarga dengan pendapatan dibawah Rp4.000.000 per bulan dan dibuktikan dengan dokumen-dokumen.
  • Memiliki ketertarikan di bidang manajemen dan bisnis.

Dokumen yang dibutuhkan:

  • Bukti KIP.
  • Ijazah SMA.
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Kartu Keluarga (KK).

3. Beasiswa Orbit HAH di Yogyakarta

Program beasiswa yang satu ini ditujukan kepada pelajar SMA/SMK serta mahasiswa D4/S1 yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Beasiswa ini merupakan beasiswa yang berasal dari Yayasan Amal Abadi Orang Tua Bimbing Terpadu Hasri Ainun Habibie (YAAB-ORBIT HAH).

Cakupan beasiswa:

  • Mendapatkan bantuan dana sebesar Rp400.000,- perbulan untuk tingkat D4/S1 dan Rp250.000,- untuk tingkat SMA/SMK. Beasiswa ini dapat digunakan untuk membayar UKT. Beasiswa ini akan diberikan pertiga bulan sekali.
  • Penerima beasiswa akan mendapatkan pelatihan, motivation training, project event, fun gathering, dan lainnya.

Persyaratan beasiswa:

  • Merupakan pelajar SMA/SMK/Sederajat atau mahasiswa S1 aktif yang sedang menempuh pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
  • Untuk mahasiswa S1 maksimal semester 7 sedangkan untuk pelajar SMA/SMK/Sederajat maksimal semester 5 (atau kelas 3 semester 1).
  • Mempunyai IPK minimal 3,00.
  • Tidak sedang mendapatkan beasiswa dari pihak lain.
  • Berasal dari keluarga kurang mampu.
  • Siap mengikuti pembinaan beasiswa.

Dokumen yang dibutuhkan:

  • Formulir Pendaftaran .
  • Scan asli KTP dan KTM.
  • Scan asli Surat Keterangan Aktif dari:
    a. Sekolah dengan tanda tangan Kepala Sekolah dan stempel (untuk peserta siswa SMA/SMK/Sederajat).
    b. Perguruan Tinggi dengan stempel (untuk peserta mahasiswa S1).
  • Scan asli Kartu Keluarga.
  • Scan asli Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua/Slip Gaji. Jika tidak ada, bisa meminta Surat Keterangan Penghasilan dari Kelurahan setempat dengan stempel Kepala Desa/Lurah.
  • Scan asli Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) stempel Kelurahan setempat (stempel Kepala Desa/Lurah).
  • Scan asli surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa dari yayasan lain.
  • Scan transkrip nilai atau rapor terakhir.
  • Foto rumah tampak depan, ruang tamu, kamar tidur, dan dapur.
  • Membuat tulisan mengenai rencana kegiatan apa saja yang akan dilakukan jika diterima menjadi awardee/penerima Beasiswa Orbit Yogyakarta.

Untuk informasi lebih lanjut, sobat Meddy bisa mengeceknya di instagram resmi beasiswa ORBIT HAH.

4. Beasiswa dari Yayasan Hadji Kalla

Terakhir ada beasiswa Kalla. Ini kabar gembira bagi anda mahasiswa asal Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah yang sedang mencari peluang mendapatkan Beasiswa. Beasiswa Kalla merupakan bantuan untuk mahasiswa dhuafa yang berasal dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah. Bantuan yang diberikan berupa bantuan dana UKT serta peningkatan kapasitas kepemimpinan bagi mahasiswa. Hal menarik dari program beasiswa Kalla yaitu selain berprestasi akademik program ini juga memiliki kategori lain seperti berprestasi di bidang seni dan olahraga, memiliki hafalan Qur’an, organisasi pemuda dan pelajar, dan penyandang disabilitas.

Persyaratan:

  • Mahasiswa semester 1 dari 20 PTN terbaik di Indonesia versi Kemenristekdikti atau Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang berada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah.
  • Pendaftar berasal dari wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah.
  • Berprestasi secara akademik dibuktikan dengan memiliki nilai raport 7.50 atau non akademik ( hafidz, olahraga, seni, organisasi, dan kelompok disabilitas).
  • Tidak sedang mendapatkan beasiswa di tempat lain.
  • Berasal dari keluarga tidak mampu.

Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa mengeceknya di website resmi beasiswa Kalla.

Baca juga: Terungkap! 3 E-commerce Ini Beri Beasiswa dan Kesempatan Magang

Jadi, Apa yang Bisa Meddy Bantu?

Selain beasiswa, Meddy juga memiliki informasi menarik lainnya mengenai negara serta universitas. Jika sobat Meddy mengalami kesulitan jangan ragu untuk menghubungi Meddy. Meddy selalu siap untuk membantu kamu dalam memastikan semua dokumen disiapkan dengan sempurna dengan bantuan penerjemah tersumpah kami. Meddy juga bisa memberikan konsultasi beasiswa bagi kamu yang tertarik untuk melanjutkan studi ke luar negeri tapi masih bingung mau mulai darimana. Semua layanan ini bisa sobat Meddy dapatkan disini. Jangan lupa untuk follow instagram @mediamazscholar ya. Terima kasih.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top