Beasiswa Indonesia Bangkit dari Menag dan LPDP

Kolaborasi Dengan LPDP Kemekeu, Kemenag Buka Beasiswa Indonesia Bangkit

Di Indonesia, beasiswa tidak hanya datang dari universitas dan perusahaan, tapi juga dari pemerintah. Salah satunya yaitu dari Kemenag. Kementerian Agama atau yang biasa disingkat Kemenag adalah kementerian yang bertugas di bidang agama. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) berada di Lapangan Banteng Barat, Jakarta. Sobat Meddy bisa mengenal lebih jauh tentang kemenag di website resmi Kementerian Keagamaan. Nah, pada artikel kali ini Meddy ingin membahas tentang beasiswa dari Menag dan LPDP yaitu Beasiswa Indonesia Bangkit.

Mengenal Beasiswa Indonesia Bangkit, Kerjasama antara Menag dan LPDP

Program ini merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa Indonesia Bangkit bertujuan mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kementerian Agama. Beasiswa ini diberikan untuk para dosen, guru, tenaga kependidikan, mahasiswa, siswa, santri, serta para pemangku kepentingan lainnya di lingkungan Kementerian Agama. 

LPDP dan Kemenag terus bekerjasama untuk bergerak menuju kualitas sumber daya manusia yang memiliki daya saing tinggi, bukan hanya pada skala lokal, namun juga skala regional bahkan internasional. Beasiswa Indonesia Bangkit buka pendaftaran mulai dari 10-14 September 2022. Program Beasiswa Indonesia Bangkit dibagi menjadi dua yaitu Program Beasiswa Gelar (Degree) serta Beasiswa Non Gelar (Non Degree). 

1. Program Beasiswa Gelar (Degree), Salah Satu Program Bantuan dari Menag

Pertama ada jenis beasiswa gelar dari LPDP dan Menag. Beasiswa Gelar ditujukan bagi Warga Negara Indonesia atau WNI yang merupakan alumni pesantren, lulusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam/Ma’had Aly/Program Beasiswa Santri Berprestasi, Guru dan Tenaga Kependidikan pada Pendidikan Agama Islam, Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Dosen pada Perguruan Tinggi Keagamaan dan Ma’had Aly, Dosen Pendidikan Agama Islam, dan Pegawai Kementerian Agama untuk beasiswa pada Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) dalam dan luar negeri. 

Jenis beasiswa:

Untuk Program Sarjana
  • Beasiswa Sarjana (S1) Reguler Dalam Negeri
  • Beasiswa Sarjana (S1) Prestasi Dalam Negeri 
  • Beasiswa Sarjana (S1) Tahfidz Dalam Negeri 
  • Beasiswa Sarjana (S1) PJJ IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Program Magister
  • Program Magister (S2) Reguler Dalam Negeri 
  • Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) S2 Dalam Negeri 
Program Doktor
  • Beasiswa Doktor (S3) Reguler Luar Negeri 
  • Beasiswa Doktor (S3) Reguler Dalam Negeri
  • Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) S3 Dalam Negeri 
  • Beasiswa Program 5000 Doktor

Cakupan beasiswa:

  • Biaya pendidikan. Seperti biaya pendaftaran, biaya SPP/tuition fee, tunjangan buku, bantuan biaya penelitian, biaya bantuan seminar internasional (khusus Magister dan Doktor), serta biaya publikasi jurnal internasional (khusus Doktor).
  • Biaya pendukung. Seperti transportasi, asuransi kesehatan, living cost, settlement allowance, family allowance (khusus doktoral), biaya aplikasi visa (khusus S3 luar negeri), serta dana darurat.

Persyaratan umum pendaftaran beasiswa dari Menag dan LPDP:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Bagi pendaftar jenjang Sarjana (S1) yakni memiliki ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar pada jenjang pendidikan menengah dan sederajat.
  • Bagi pendaftar jenjang Magister (S2) memiliki ijazah S1 atau D4 serta transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi, dan bagi lulusan Luar Negeri melampirkan hasil penyetaraan Ijazah minimal IPK 3.00.
  • Bagi pendaftar jenjang Doktor (S3) memiliki ijazah S2 atau Surat Keterangan Lulus beserta transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi, dan bagi lulusan Luar Negeri melampirkan hasil penyetaraan Ijazah dan Konversi IPK, minimal IPK 3.25.
  • Pendaftar jenjang Doktor berstatus sebagai Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK), dosen PAI pada PTU yang dibuktikan dengan Kartu NIDN/NIDK, guru di lingkungan Kementerian Agama yang dibuktikan dengan Kartu NUPTK/NPK, pegawai di Lingkungan Kementerian Agama yang dibuktikan dengan SK Pegawai.
  • Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa Kemenag-LPDP.

Persyaratan Umum Lainnya Yaitu:

  • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas antara lain kelas eksekutif, kelas karyawan, kelas jarak jauh, kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk, kelas paralel atau internasional khusus tujuan Dalam Negeri, kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi, serta kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan Kemenag-LPDP.
  • Bersedia menandatangani Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa di atas materai Rp10.000 sesuai dengan ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum dalam Lampiran.
  • Tidak sedang atau telah menempuh studi program S1/S2/S3 baik pada Perguruan Tinggi di dalam negeri maupun Perguruan Tinggi di luar negeri.
  • Bagi pendaftar jenjang Sarjana menulis esai yang menjelaskan profil diri, motivasi, dan rencana kontribusi terhadap masyarakat yang ditulis dalam bahasa Indonesia, 1.000-1.500 kata.
  • Bagi pendaftar jenjang Magister wajib memuat alasan pemilihan program studi, topik yang akan ditulis dalam tesis, rencana studi dari awal semester hingga selesai, dan aktivitas non-akademik yang akan dilaksanakan dan ditulis dalam bahasa Indonesia untuk program S2 di dalam negeri dan ditulis antara 1.500-2.000 kata.
  • Bagi pendaftar jenjang Doktor membuat Rencana Penelitian disertasi yang berisi minimal 3 halaman dan maksimal 5 halaman dan ditulis dalam bahasa Indonesia untuk pendaftar S3 dalam negeri atau bahasa Inggris atau Arab untuk pendaftar S3 luar negeri.

2. Beasiswa Non Gelar (Non Degree)

Program beasiswa dari Menag dan LPDP selanjutnya yaitu beasiswa non gelar. Beasiswa Non Gelar ditujukan bagi alumni Perguruan Tinggi Keagamaan, guru dan tenaga kependidikan Madrasah dan atau Pesantren, guru pendidikan agama, dosen perguruan tinggi keagamaan, pegawai kementerian agama, serta calon penerima beasiswa dan alumni beasiswa LPDP-Kemenag untuk mendapatkan pelatihan peningkatan kualifikasi dan kompetensi. Beasiswa non gelar dibagi menjadi dua, yaitu:

A. Non Degree Dalam Negeri

Berikut ini beberapa program dalam beasiswa non degree dalam negeri:

Program persiapan bahasa dan akademis

Program yang diberikan kepada guru dan tenaga pendidikan Madrasah, dosen dan tenaga kependidikan perguruan tinggi keagamaan, alumni perguruan tinggi keagamaan Islam, pegawai Kementerian Keagamaan. Tujuan dari program ini untuk menambah kompetensi bahasa asing dan akademik untuk menunjang studi jenjang S2 dan S3 dalam negeri.

Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula 

Program yang ditujukan bagi dosen PNS, dosen CPNS, dosen tetap bukan PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, dosen pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta dengan tujuan meningkatkan kompetensinya sebagai dosen dan menunjang pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Penguatan Moderasi Beragama

Pelatihan ini diberikan kepada Pengelola Rumah Moderasi Beragama di lingkungan Kementerian Agama dengan tujuan mewujudkan kerukunan umat beragama dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia.

Program Peningkatan Kompetensi Digital bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Melalui program diharapkan para guru dapat menguasai kerangka kerja berbasis Technology, Pedagogy, and Content Knowledge yang diterapkan dalam pengembangan rencana pembelajaran bagi siswa dan sekolah.

Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan

Ditujukan untuk mendorong percepatan sertifikasi guru Pendidikan Agama Islam pada sekolah yang diperuntukkan bagi Guru Pendidikan Agama Islam calon peserta Pendidikan Profesi Guru, Guru Madrasah calon peserta Pendidikan Profesi Guru, dan Guru Pendidikan Agama Islam peserta Pendidikan Profesi Guru.

Sertifikasi Dosen 

Program yang bertujuan meningkatkan kreatifitas dan kualitas kinerja dosen sehingga dapat mengaktualisasikan diri secara optimal pada Tridharma Perguruan Tinggi. 

B. Non Degree Luar Negeri

Selain non degree dalam negeri, beasiswa dari Menag dan LPDP yang satu ini juga menyediakan non degree luar negeri. Berikut ini beberapa program di beasiswa non degree luar negeri:

Program Persiapan Studi Lanjut (PPSL)

Ditujukan untuk calon penerima bantuan beasiswa Program Beasiswa LPDP-Kemenag. Program ini diberikan kepada mereka yang belum dapat memenuhi kualifikasi bahasa dan akademik dari perguruan tinggi tujuan studi. 

Talent Scouting Program Beasiswa Luar Negeri

Program yang berupa pembekalan persiapan akademik, dan non akademik. Hal ini termasuk menulis rencana proposal riset, strategi komunikasi dengan calon supervisior kampus potensial luar negeri, dan lainnya.

Language and Academic Preparation Program

Bertujuan untuk mendukung kemampuan bahasa dan kompetensi akademik bagi calon penerima beasiswa LPDP-Kemenag. Seperti persiapan tes IELTS, Cross Cultural Understanding, dan sebagainya.

Penguatan Kapasitas Jejaring Riset Alumni Beasiswa Kementerian Agama

Program ini bertujuan untuk memberikan ruang pengembangan riset antara alumni dan perguruan tinggi luar negeri. Sehingga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam mendapatkan rekognisi internasional.

Baca juga: Belum Banyak yang Tahu, 3 Beasiswa ini Meringankan Biaya Kuliah kamu di UI!

Itulah informasi mengenai Beasiswa Indonesia Bangkit yang merupakan hasil kerja sama antara Menag dan LPDP. Untuk informasi lebih lanjut, sobat Meddy dapat melihatnya disini.

Jadi, Apa Yang Bisa Meddy Bantu?

Selain Beasiswa Indonesia Bangkit dari Menag dan LPDP, Meddy juga memiliki informasi menarik lainnya mengenai negara serta universitas. Jika sobat Meddy mengalami kesulitan jangan ragu untuk menghubungi Meddy. Meddy selalu siap untuk membantu kamu dalam memastikan semua dokumen disiapkan dengan sempurna dengan bantuan penerjemah tersumpah kami. Meddy juga bisa memberikan konsultasi beasiswa bagi kamu yang tertarik untuk melanjutkan studi ke luar negeri tapi masih bingung mau mulai darimana. Semua layanan ini bisa sobat Meddy dapatkan disini. Jangan lupa untuk follow instagram @mediamazscholar ya. Terima kasih.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top