pancasila

Mengulas 5 Fakta Sejarah Singkat, Lahirnya Hari Pancasila 1 Juni

Sobat Meddy, Selamat Hari Pancasila ya! untuk kamu yang sedang membaca artikel ini, semoga kamu senantiasa menjaga nasionalisme dan cinta tanah air ya, salah satu caranya yaitu dengan mengulas kembali Pancasila yang diperingati pada setiap tanggal 1 Juni. Apakah kamu masih ingat apa saja 5 Sila dari Pancasila 1 Juni yang biasanya sering kita bacakan pada saat jam Upacara Hari Senin di sekolah atau Upacara Hari Besar Nasional lainnya? Yuk, bersama-sama Meddy, kali ini kita akan mencoba flashback atau mengulas kembali sejarah dan mengulik Pancasila ini. Simak Informasi lengkapnya!

Menelisik Ulasan Fakta Unik dan Sejarah Hari Pancasila 1 Juni 

pancasila

Sobat Meddy, seperti yang kita pahami bersama, bahwa Pancasila hadir melalui proses dan peristiwa besar yang terjadi puluhan tahun lamanya, sampai hari ini masih terjaga dan tetap membumi di negeri Indonesia. 

1. Berawal Dari Kekalahan Jepang Di Perang Pasifik 

Seperti yang kita ketahui, bahwa pada tahun 1945 terjadi perang pasifik yang mendominasi keinginan untuk menguasai negara. Sejarahnya, kekalahan Jepang di perang tersebut membuat Jepang harus berusaha meraih simpati masyarakat Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan lalu dibentuklah sebuah Lembaga yang tugasnya untuk mempersiapkan hal tersebut. Lembaga ini dinamai Dokuritsu Junbi Cosakai atau kita kenal sebagai BPUPKI yang diketuai oleh Dr. Kanjeng Raden Tumenggung Radjiman Wedyodiningrat. Pada sidang pertamanya di tanggal 29 Mei 1945 yang diadakan di Gedung Chuo Sangi In (sekarang Gedung Pancasila) dibahas mengenai dasar negara Indonesia Merdeka.

Baca Juga: 4 Fakta Unik, Alasan Hari Pendidikan Nasional Diperingati 13 Mei 2022

2. Proses Kelahiran Tanggal Hari Pancasila Melalui Sidang Besar 

Berlanjut dari sidang tersebut, BPUPKI sesuai dengan singkatannya. Organisasi ini dibentuk dengan tujuan untuk menyelidiki hal-hal penting berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia. Sekaligus menyiapkan rencana kemerdekaan juga. BPUPKI menggelar rapat atau sidang sebanyak 2 kali. Pada sidang pertamanya yang berlangsung dari tanggal 29 sampai 1 Juni 1945, salah satu agenda yang dibahas adalah perihal dasar negara Indonesia. Dalam kesempatan persidangan itulah, Ir. Soekarno menyampaikan pidatonya yang membahas tentang Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Saat ini pidatonya dikenal sebagai Pidato Pancasila 1 Juni. Tentunya usulan Soekarno tidaklah serta merta begitu saja diterima oleh para peserta sidang, terdapat perbedaan pandangan antara beberapa pihak. 

Bahkan tidak sampai di sidang BPUPKI, Pancasila masih mengalami banyak proses di badan lainnya. Seperti di Panitia Sembilan dan PPKI yang bersidang untuk mengesahkan hasil rumusan dasar negara tersebut. 

indonesia

3. Ada 3 Tokoh Yang Terlibat Dalam Proses Pembentukan Hari Pancasila

Sobat Meddy, di persidangan BPUPKI tersebut ada 3 tokoh yang terlibat secara dalam pengusulan dasar negara Indonesia Merdeka, yaitu:

  • 29 Mei 1945, Muhammad Yamin berpidato dan merumuskan lima dasar, antara lain peri kebangsaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat.
  • 31 Mei 1945, Mr. Soepomo mengusulkan bahwa ada lima dasar, diantaranya persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir batin, musyawarah dan keadilan rakyat.
  • 1 Juni 1945, Ir. Soekarno kebangsaan Indonesia; internasionalisme atau peri-kemanusiaan; mufakat atau demokrasi, dasar perwakilan, dasar permusyawaratan; kesejahteraan sosial; dan ketuhanan.

Baca Juga: Mengenal Nadhira Nuraini Afifa, Dokter Cantik Lulusan UI dan Harvard University

4. Disahkan Dan Resmi Di Bulan Yang Berbeda

Nah, seperti yang dijelaskan pada poin sebelumnya proses panjang dan memakan perdebatan pemikiran. Pancasila baru benar-benar final disahkan pada 18 Agustus 1945, sehari setelah kemerdekaan, disahkan oleh PPKI. Dari sinilah, Pancasila yang disahkan yang kita kenal, ingat dan diamalkan sampai hari ini, masih hafal isinya?

5. Di Tangan Pemimpin Yang Berbeda, Pancasila Sempat Terdegradasi

Sobat Meddy pasti sedikit banyak mengenal istilah peristiwa G30S-PKI. Kejadian di tahun 1965. Dari situ banyak perubahan besar terjadi di negeri ini. Percaya atau tidak, muncul  larangan untuk memperingati 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila yang dikeluarkan oleh Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kookamtip) pada tahun 1970. Dilihat dari kacamata politis, ada kemungkinan kalau ini adalah upaya rezim untuk menyingkirkan Bung Karno dari ingatan rakyat dan sejarah Indonesia. Upaya lain penghapusan yang ternilai sebagai degradasi Pancasila saat itu konsep atau rancangan diorama yang ada “Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945” namun kemudian di ganti menjadi “Pengesahan Pancasila dan UUD 1945, 18 Agustus.” cek di sini.

Diperingati Sebagai Hari Lahir Pancasila, 1 Juni Kini Menjadi Hari Libur Nasional 

Sobat Meddy, setelah kita memahami bahwa begitu panjang proses lahirnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan sudah dikenal sejak awal kemerdekaan, dan diresmikan menjadi hari libur nasional di 20 tahun kemudian, 1 Juni 1964, dalam Keputusan Presiden kala itu. Menariknya, notifikasi itu dipampang di kolom kecil pada surat kabar nasional. Menurut sumber pun hal ini keluar bersamaan dengan launching nya karya Bung Karno yang berjudul “Tjamkan Pantja Sila!: Pancasila Dasar Falsafah Negara.”

Lebih jauh, dalam sumber lain melalui Keputusan Presiden juga Nomor 24 Tahun 2016. Pemerintah menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila sekaligus sebagai Hari Libur Nasional. Penetapan tersebut bertujuan agar pemerintah, masyarakat dan seluruh komponen bangsa memperingati Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Nah, itu informasi yang dapat Meddy berikan tentang Sejarah atau Fakta Menarik Pancasila 1 Juni, Semoga Sobat Meddy dapat termotivasi untuk terus belajar ya. Untuk info lebih lanjut, Sobat Meddy bisa kunjungi laman resmi berbagai bentuk beasiswa ya, Semangat!

Mediamaz Scholar

Jadi, Apa Yang Bisa Meddy Bantu?

Bagi Sobat Meddy yang tertarik untuk bisa lebih mengembangkan kemampuan diri, penguasaan bahasa atau konsultasi khusus tentang pendidikan lanjutan yang bisa menunjang keberhasilan Sobat Meddy, tentu Meddy senantiasa bisa membantu kamu di layanan Mediamaz Scholar. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi website Mediamaz Scholar ya. Terima kasih!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top