Kuliah S3

Nyesel Baru Tahu! Berikut 3 Beasiswa Kuliah S3 Dalam Negeri

Hai sobat Meddy, gimana kabar kalian? Semoga baik-baik saja ya. Mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang S3 tentunya merupakan impian bagi sebagian orang. Apalagi jika beasiswa yang didapat adalah beasiswa yang terkenal. Namun, mendapatkan beasiswa tentu saja bukan hal mudah. Sobat Meddy harus melewati berbagai proses seleksi dan bersaing dengan anak-anak muda lainnya di Indonesia. Kali ini Meddy ingin mengajak sobat Meddy berkenalan dengan 3 beasiswa untuk kuliah s3 gratis di dalam negeri. Penasaran? Yuk, disimak!

Mengenal Jenjang Doktoral

Sebelumnya mari kita mengenal jenjang doktoral. Gelar Doktor (Dr.) merupakan gelar yang diberikan kepada mereka yang sudah menyelesaikan kuliah S3. Untuk bisa menyelesaikan kuliah S3 secara umum dibutuhkan waktu 3 setengah tahun sampai lima tahun. Kuliah S3 terdiri dari 14 semester. 

Rekomendasi 3 Beasiswa untuk Kuliah S3 Dalam Negeri

Berikut ini merupakan 3 rekomendasi beasiswa kuliah S3 buat sobat Meddy yang tertarik melanjutkan studi doktoral di dalam negeri.

1. Beasiswa S3 IsDB

Program beasiswa IsDB (Islamic Development Bank) atau Bank Pembangunan Islam merupakan beasiswa yang ditawarkan bagi negara-negara anggota IsDB dan komunitas muslim yang berada di negara non anggota IsDB. Tujuan dari beasiswa IsDB yaitu untuk membantu komunitas muslim di negara non anggota dan negara anggota dalam mengembangkan sumber daya manusia. Dengan menggunakan beasiswa IsDB, sobat Meddy bisa memilih untuk berkuliah di dalam dan luar negeri. Kamu bisa memilih diantara 10 universitas negeri terbaik dalam negeri seperti UI, ITB, UGM, IPB, ITS, dan universitas lainnya. 

Cakupan beasiswa:

  • Biaya kuliah penuh.
  • Tunjangan hidup.
  • Biaya berobat jika sakit.
  • Tiket pulang pergi.
  • Tunjangan persiapan disertasi.

Persyaratan:

  • Memiliki gelar Master di salah satu program.
  • Memiliki prestasi akademik minimal sangat baik.
  • Lebih diutamakan yang memiliki pengalaman kerja atau penelitian.
  • Sehat secara medis.
  • Memiliki proposal penelitian di salah satu program yang mana memiliki relevansi dengan pembangunan bagi masyarakat.

Dokumen yang dibutuhkan:

  • KTP atau Paspor.
  • CV.
  • Ijazah.
  • Transkrip nilai.
  • Surat keterangan sehat.
  • Surat penerimaan dari universitas (jika ada).
  • Proposal riset.
  • Sertifikat bahasa asing,

Untuk informasi lebih lanjut mengenai beasiswa IsDB, sobat Meddy bisa mengeceknya di website resmi IsDB Scholarship.

2. Beasiswa Indonesia Bangkit untuk S3

Salah satu kategori Beasiswa Indonesia Bangkit yaitu Beasiswa Gelar. Program Beasiswa Gelar diberikan untuk Warga Negara Indonesia atau WNI yang merupakan alumni pesantren, lulusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam/Ma’had Aly/Program Beasiswa Santri Berprestasi, Guru dan Tenaga Kependidikan pada Pendidikan Agama Islam, Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Dosen pada Perguruan Tinggi Keagamaan dan Ma’had Aly, Dosen Pendidikan Agama Islam, serta Pegawai Kementerian Agama.

Jenis Beasiswa S3:

  • Beasiswa S3 Dalam Negeri.
  • Beasiswa S3 Reguler Luar Negeri.
  • Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) S3 Dalam Negeri.

Cakupan beasiswa:

  • Beasiswa Pendidikan seperti biaya pendaftaran, tuition fee, tunjangan buku, tunjangan disertasi, biaya bantuan seminar internasional, biaya publikasi jurnal internasional.
  • Biaya Pendukung seperti transportasi, asuransi kesehatan, living cost, settlement allowance, family allowance, biaya aplikasi visa, dan dana darurat.

Persyaratan umum:

  • Warga Negara Indonesia atau WNI.
  • Berstatus sebagai: Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK), Dosen PAI pada PTU (dibuktikan dengan Kartu NIDN/NIDK), Guru di lingkungan Kementerian Agama (dibuktikan dengan Kartu NUPTK/NPK), atau Pegawai di Lingkungan Kementerian Agama (dibuktikan dengan SK Pegawai).
  • Memiliki ijazah S2 atau Surat Keterangan Lulus serta transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi, dan bagi lulusan Luar Negeri melampirkan hasil penyetaraan Ijazah dan Konversi IPK, minimal IPK 3.25.
  • Pendaftar berusia paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun pada saat mendaftar program beasiswa.
  • Bersedia menandatangani Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa di atas materai Rp10.000 sesuai dengan ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum dalam Lampiran.
  • Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa Kementerian Agama-LPDP.
  • Tidak sedang (ongoing) atau telah menempuh studi program S3 baik pada Perguruan Tinggi di dalam negeri maupun Perguruan Tinggi di luar negeri.
  • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas lainnya.
  • Bersedia menjadi mahasiswa penuh waktu (full time) dengan meninggalkan tugas pokoknya dibuktikan dengan surat izin atasan.
  • Bersedia mengabdi kembali pada Perguruan Tinggi Asal (khusus dosen PTKIS) dengan masa pengabdian 2(n)+1, di mana n adalah masa studi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Indonesia Bangkit, sobat Meddy dapat mengeceknya di situs resmi beasiswa Kemenag

Baca juga: Kolaborasi Kementerian Agama dan LPDP, Apa Itu Beasiswa Indonesia Bangkit?

3. Beasiswa Universitas Pertahanan

Universitas Pertahanan pertama kali diresmikan pada tanggal 11 maret 2009 oleh presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Universitas Pertahanan memberi kesempatan bagi para perwira TNI serta warga sipil untuk belajar dan memperdalam Ilmu Pertahanan dari sudut pandang militer, politik, ekonomi, sosial dan budaya. Meskipun masih terbilang muda, kampus yang satu ini telah menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan dari luar negeri, seperti Australian Defence Force Cadet, US Defence University, Norwich University, dan Tsinghua University. Universitas Pertahanan atau yang biasa disingkat Unhan memberikan beasiswa S3 bagi masyarakat umum, TNI, PNS, dan Polri. 

Jurusan yang tersedia bagi doktoral:

  • Konsentrasi Strategi Pertahanan.
  • Konsentrasi Manajemen Pertahanan.
  • Konsentrasi Keamanan Nasional.
  • Konsentrasi Teknologi Pertahanan.

Cakupan beasiswa:

  • Biaya pendaftaran.
  • Biaya kuliah.
  • Tersedia tempat tinggal, makan 3 kali sehari, snack, pakaian dinas, serta pakaian olahraga.
  • Tersedia uang saku.
  • Kuliah Kerja Dalam Negeri dan Kuliah Kerja Luar Negeri.
  • Biaya penelitian tesis.

Persyaratan umum:

  • WNI.
  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Mampu mengoperasikan komputer.
  • Melampirkan proposal penelitian.
  • Melampirkan surat rekomendasi dari 2 Guru Besar atau Profesor dan 1 Doktor.
  • Menandatangani Surat Pernyataan Penggantian Biaya yang telah dikeluarkan oleh negara apabila mahasiswa melanggar hukum.
  • Menandatangani Surat Pernyataan Tidak Sedang Menerima Beasiswa Lain.
  • Lulus seleksi administrasi, TPA, TOEFL, psikologi, kesehatan jiwa, pemeriksaan kesehatan, mental ideologi, wawancara, serta sidang Pantukhir.
  • Bersedia dipindahkan ke konsentrasi lainnya selain pilihan peserta.
  • Memberikan Surat Persetujuan untuk mengikuti pendidikan dari orang tua, wali, suami, maupun istri peserta.
  • Mematuhi segala peraturan.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai beasiswa S3 Universitas Petahanan, sobat Meddy dapat mengeceknya di website resmi Beasiswa Universitas Pertahanan.

Baca juga: Belum Banyak yang Tahu, 3 Beasiswa ini Meringankan Biaya Kuliah kamu di UI!

Jadi, Apa Yang Bisa Meddy Bantu?

Itulah 3 rekomendasi beasiswa untuk kuliah S3 di universitas dalam negeri secara gratis. Semoga setelah membaca informasi beasiswa diatas sobat Meddy menjadi semakin termotivasi untuk melanjutkan studi ya. Selain rekomendasi 3 beasiswa kuliah S3, Meddy juga memiliki artikel menarik lainnya mengenai informasi beasiswa serta universitas dari dalam dan luar negeri. Jika sobat Meddy mengalami kesulitan jangan ragu untuk menghubungi Meddy. Semua layanan ini bisa sobat Meddy dapatkan disini. Jangan lupa untuk follow instagram @mediamazscholar ya. Terima kasih.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top