sungai-beruang Sejarah kelam negara maju

Mencekam! Ini Fakta Pembantaian Sungai Beruang Di Amerika

Halo Sobat Meddy, apa kabar? Meddy ingin bertanya, apakah sebelumnya kamu pernah mendengar soal pembantaian Sungai Beruang di negara maju, Amerika Serikat? Apa yang pertama terlintas di benak kamu? Pembantaian berdarah yang dilakukan terhadap beruang atau pembantaian terhadap orang-orang di suatu wilayah? Nah, untuk lebih jelasnya ikuti informasi di bawah ini ya!

Sobat Meddy, kalau di artikel sebelumnya kita membahas bahwa Amerika merupakan negara dengan kualitas pendidikan terbaik yang diakui dunia juga merupakan negara maju di bidang perekonomian maupun industry. Kali ini kita akan menelisik sisi gelap sejarah dari Negeri Paman Sam ini. bahkan bukan tidak mungkin kalau sebuah negara besar pun mempunyai sisi sejarah yang mencekam. 

sungai-beruang sisi kelam negara maju

Pembantaian Massal di Negara Maju – Amerika Serikat

Sobat Meddy, sejarah mengatakan bahwa suku asli Amerika yang bersekutu dengan pemukim Inggris dan Prancis, lalu diseret ke dalam perang dan politik mereka. Dan tentu tidak pernah menguntungkan semuanya. Di abad ke-19 muncul gagasan ekspansi, menggiring perbatasan AS lebih jauh untuk membangun sebuah negara — gagasan yang dikenal sebagai Manifest Destiny. Atau ini sering disebut sebagai keyakinan kuat orang Amerika pada abad ke-19. Dikatakan bahwa Amerika Serikat ditakdirkan untuk meluas melintasi benua yang dikonsepsikan sebagai arah misi untuk menebus Dunia Lama yang dibangkitkan oleh potensialitas dunia baru untuk membangun surga baru. Pada akhirnya, Ambisi itu membawa pemukim Amerika menyentuh wilayah suku-suku asli Amerika. secara perlahan, keotonomian penduduk asli Amerika di pangkas, disamping itu Pemerintah AS menolak untuk mengakui suku Pribumi sebagai negara merdeka yang layak.

andrew-jacksonAkhirnya dengan segala pelik dan kisah politik Presiden Andrew Jackson menjadikan ini sasaran kebijakan seperti Undang-Undang Penghapusan Indian, mengusirnya  dari tanah yang sejak lama terlebih dahulu mereka diami serta mereka harus menghadapi kekalahan dan sejarah panjang pertumpahan darah itu sendiri.

Merupakan Peristiwa Penting dalam Sejarah Negara Maju

Sebelumnya kita akan mengenal lebih dahulu tentang suku Shoshone yang merupakan suku asli Amerika yang relatif kecil. Suku ini pernah tinggal di wilayah yang sekarang menjadi Idaho, Nevada, Wyoming, Montana, dan California. Pada puncak sejarah Shoshone, populasi suku tersebut berjumlah sekitar 8.000. Suku ini sebagian besar menetap di tempat yang sekarang menjadi wilayah Sungai Ular Idaho. Sumber lain juga mengatakan bahwa mereka tiba ke Amerika dalam tiga gelombang. Mereka migrasi besar menyeberangi jembatan darat 15 ribu tahun lalu. Jadi ini dapat dibenarkan bahwa suku Shoshone lah termasuk suku asli amerika.

Pada suatu ketika, dengan segala polemik yang sudah terlewati, sangat disayangkan bahwa harus terjadi peristiwa kelam yang terukir dalam sejarah Amerika, yaitu pembantaian di sungai beruang.

Mulanya, tiga tahun sebelum pembantaian itu terjadi (pembantaian di Sungai Beruang terjadi pada 29 Januari 1863) diketahui bahwa ada Petani Mormon mengambil tanah dari beberapa suku Shoshone di sepanjang apa yang sekarang menjadi perbatasan antara Utah dan Idaho, secara alamiah penduduk asli Amerika tersebut membalas, dan balasan tersebut menjadi sumbu banyaknya Militer Amerika Serikat turun untuk merespon konflik tersebut.

Mengirim Militer Amerika Serikat Sebagai Penyelesai Konflik

militer-amerika

Secara sederhana, kita sama-sama mengetahui kalau warga sipil dan militer bukanlah tandingan yang pas dalam sebuah “war”. Jelas, warga sipil tidak punya senjata yang lengkap dan ter amunisi seperti militer pada umumnya. Begitupun dengan peristiwa kelam ini yang mengisahkan suku asli Amerika yang digempur oleh 200 sukarelawan militer dari kamp Salt Lake City. Seperti yang dijelaskan di atas bahwa Kolonel Patrick Henry Connor dan pasukannya menggempur pemukiman suku asli Amerika atau perkampungan bangsa Shoshone. Ini tentu dengan segala keterbatasan yang ada mereka segera kehabisan amunisi.

Dianggap Sebagai Kemenangan Militer, Namun Hal Ini Diluar Kemanusiaan

Sobat Meddy, dalam pembantaian tersebut dapat diperkirakan memakan korban jiwa sekitar 250-400 Jiwa. kronologinya militer membakar tempat tinggal Shoshone dan juga mengambil tanaman dan kuda mereka. Pembantaian sungai beruang ini merupakan pembantaian dan sejarah paling kelam di amerika serikat. Banyak militer terlibat pertarungan tangan kosong. Beberapa suku Shoshone mencoba melarikan diri dengan melompat ke sungai namun mereka ditembaki oleh pasukan militer. Karena memang banyak militer yang sudah berbaris di sepanjang sungai beruang itu.

Ketua Prajurit Bear Hunter

Lebih lanjut, Ketua Bear Hunter ditangkap oleh para prajurit dan disiksa dengan dicambuk, ditendang, dan ditembak. Ia pun tewas dibunuh dengan bayonet panas yang ditancapkan di kepalanya. Lebih dalam, keluarganya harus menyaksikannya dari tempat persembunyian mereka. Tidak sampai di situ, beberapa militer tetap menghabisi perempuan dan anak-anak. Para ibu melompat ke sungai yang membeku sambil membawa bayi mereka sambil tenggelam. Beberapa shoshone lainnya bersembunyi di sungai itu sendiri di bawah es atau semak-semak.

Tentu, Peristiwa Bear River menghasilkan jumlah korban penduduk asli Amerika terbesar dalam satu pembantaian pertempuran. Semoga sejarah kelam ini tidak terulang kembali ya!

Mediamaz Scholar

Apa Yang Bisa Meddy Bantu?

Bagi Sobat Meddy yang tertarik untuk bisa lebih mengembangkan kemampuan diri, penguasaan bahasa atau konsultasi khusus tentang pendidikan lanjutan yang bisa menunjang keberhasilan Sobat Meddy, tentu Meddy senantiasa bisa membantu kamu di layanan Mediamaz Scholar. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi website resmi kami. Terima kasih.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top